Groundbreaking Asrama Sekolah Peduli Yatim Dhuafa LAZGIS

 

Budayabangsabangsa.com, Karawang. Groundbreaking pembangunan Asrama Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT GIC) yang terletak di Dusun Kedungsari, Desa Cengkong, Purwasari, Karawang, resmi dilakukan hari ini, Minggu (5/8/2018).

Tampak hadir Dewan Pembina dan Pengurus YGIS /LAZGIS mendampingi sejumlah perangkat Desa, antara lain Kepala Desa Cengkol, Bimaspol, Babinsa, donatur dan para tamu undangan lainnya.

Kepala Desa Cengkong, Santo memberikan sambutan dalam Peletakan Batu Pertama Asrama SMPIT GIC, Karawang
Kepala Desa Cengkong, Santo memberikan sambutan dalam Acara Groundbreaking Asrama Sekolah Yatim Dhuafa, Karawang, Minggu (5/8)

“Saya sangat men-support dan berterima kasih sekali buat semua (pengurus) terutama ketua umum atas pembangunan ini,” ucap Kepala Desa Cengkong, Santo.

Menurut Santo, Lembaga Amil Zakat Gema Indonesia Sejahtera (Lazgis) telah banyak berpartisipasi membangun Desa Cengkong baik pembangunan spiritual maupun pembangunan mental wujudnya dengan adanya SMPIT GIC di daerahnya.

“Semoga pendidikannya senantiasa berkembang untuk menuntaskan kebodohan terutama mengisi otak generasi muda dengan iptek dan imtak,” Pungkas Santo.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Formal YGIS, Rahma Dian Lestari, S.Si, M.Pd menyebutkan,  asrama ini nantinya bisa menampung semua total anak yatim binaan yang ada sekarang ini sejumlah 306 anak tersebar di Karawang, Serang dan Bekasi, dan Cibitung.

“Besar harapan kami dengan kita Basmalah kan tahun ini kita membangun asrama ini yang rencanakan terdiri dari ada dua lantai dengan kapasitas 100 orang,” kata Rahma.

Rahma memberikan  alasan, bahwasanya pendidikan yang ada itu adalah pendidikan yang kontinyu dari sejak bangun sampai mereka selesai sekolah hingga kembali bangun.

“Besar harapan kami ini segera terwujud mohon bantuannya dan Mohon doanya agar nanti di tahun depan tidak hanya 25 orang yang tertampung di sini tapi semua semua dari siswa siswi yang merupakan yatim binaan di Serang Karawang dan di Bekasi bisa tertampung di Gema Insani Cendekia, ” tutur Rahma.

Rahma Dian Lestari Direktur Pendidikan Formal LAZGIS
Rahma Dian Lestari -Direktur Pendidikan Formal YGIS

Di atas lahan seluas kurang lebih 4500 m2 telah berdiri gedung pembelajaran dengan lima unit kelas, musolah dan sarana pendukung lainnya.

foto/lazgis.com
foto/lazgis.com
Wahyu Widodo, S.Ikom Ketua Umum YGIS memberikan sambutan.
Wahyu Widodo, S.Ikom Ketua Umum YGIS memberikan sambutan.

Salah satu donatur yang hadir pada kesempatan itu, Bunda Rif’a syafi’i  memberi tanggapan positif. “Subhanallah kesannya luar biasa saya terharu dengan semangat pengurus-pengurus di sini,” kata Bunda Rif’a.

“Semua pengurus pemimpin-pemimpin di sini diberi keistiqomahan dan kesabaran sertakesehatan untuk terus berbuat amal jariyah,” harapnya.

Kampus SMP IT Gema Insan Cendekia LAZGIS mengawali kegiatan pembelajaran pada bulan Juli 2015 dan telah mewisuda satu angkatan. Sekolah ini tengah bekerjasama dengan empat sekolah Dasar yang ada di daerah sekitar yang nantinya akan menjadi siswa-siswa di SMP GIC.

Visi misinya adalah bertekad untuk mendidik siswa yang Islami, Mandiri dan berakhlakul karimah dengan berbagai kegiatan-kegiatan tentang life skill khususnya bidang Enterpreneurship. 

Adapun jumlah anak yatim yang dididik di sekolah ini sekira 25 siswa atau 50% dari total siswa. Mereka lah yang nantinya akan merasakan asrama dengan berbagai fasilitas di dalamnya guna mendukung aktifitasnya dalam belajar di lingkungan yang islami dan terprogram dengan baik.  (HT)

Redaksi
About Redaksi 872 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*