Natal Umum HKBP Resort Ancol Podomoro Jakarta Utara

Budayabangsabangsa.com – Jakarta, Senin.

Malam ini adalah Perayaan Pesta akan Kelahiran Yesus Kristus Si Penebus Dosa dan begitu besar KasihNYA hingga diberikanlah anakNYA untuk Kehidupan selama-lamanya.

IMG-20181224-MB3-0128

Perayaan Natal 24 Desember 2018 HKBP Resort Ancol Podomoro yang dimulaii pukul 18.00 wib berjalan dengan khitmad dan berjalan khusuk, dipimpin langsung oleh Inang Pendeta Sumihar Sinaga dan sebagai liturgis ( pembaca agenda ) Sintua TP.Panggabean.

Perayaan Natal Tahun ini dengan Tema : ida ma nunga ro sipaluami ( lihatlah sudah datang sang Penebus, lukas 1 : 26-38 ) dan sekaligus sebagai ayat dalam khotbah Natal tahun ini.

IMG-20181224-MB3-0127

Perayaan Natal tahun ini terlaksana seperti tahun – tahun yang lalu dibantu oleh personel anggota kopdar polres Metro Jakarta utara dan juga Polsek Tg.Priok serta masyarakat sekitar Gereja HKBP Resort Ancol Podomoro.

Khotbah inang Pendeta Sumihar Sinaga ” Allah sudah tahu yang sangat menakutkan bagi manusia,sesuatu yang baru yaitu pertunangan berstatus suci dengan harus menerima kehamilan Roh Suci di tubuh Maria tunangan dari yusuf. Tapi Allah yang Maha Tahu untuk meralisasikan rancangannya dan memberikan kepecayaan kepada Yusuf untuk tidak meninggalkan Maria, maka Allah memberikan mimpi ke yusuf agar jangan tinggalkan Maria, jika sudah Tuhan berkehendak maka takkan ada yang mampu untuk menolaknya.

Inang Sumihar mengingatkan, bahwa ciptaan Tuhan diingatakan disetiap rumah manusia Tuhan akan datang membawa suka cita, tetapi tergantung besar tipisnya Iman manusia untuk selama mau menerimaNYA. Dalam Tahun ini Negara ini masih dalam suasana yang masih banyak tetesan air mata akan tetapi semua harus mengetahui bahwa manusia harus memahami semata mata itu masih adalah karrna anak anak Tuhan yang datang untuk menceritakan kebesaran kuasaNYA dengan memberikan peringatan keras karena manusia sudah tidak mau menerima peringatan dari Tuhan yang secara lembut.

Inang Sumihar juga mengatakan Bertobatlah dan takutlah akan Tuhan Allah bukan takut dengan kemiskinan, jangan takut tidak kesusahan hidup karena Tuhan Allah tidak membiarkan UmatNYA menanggung beban berat selama mau menerima FirmaNYA. Amen.

Liputan zul

Redaksi
About Redaksi 873 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*