Media Doeta Indonesia Selenggarakan Seminar dan Pelatihan Wartawan

Budayabangsabangsa.com – Bogor, Sabtu.

Media doeta Indonesia (MDI) menyelenggarakan acara seminar & Pelatihan wartawan / Jurnalis selama dua hari. Sabtu 23/02/19, yang bertempat di Hotel Dirga Cisarua Bogor .

Dengan tema meningkatkan profesionalisme jurnalis yang informatif & edukatif, hingga menjadi insan PERS Indonesia yang beradab dan bermatabat untuk masa hadapan.

Acara pelatihan di buka selama dua hari, Sabtu dan Minggu tgl 23 sampai 24 Pebruari 2019.

Media Doeta Indonesia Selenggarakan Seminar & Pelatihanan Wartawan Image 2019-02-23 at 16.27.41

Acara tersebut di hadiri oleh Pembicara : Drs. Ch. Robin Simanullang, Illa Kartila, S.Sos., DR. HC. Sastra Suganda, Muhammad Sali, Andi Abdullah Nasution, H. Qodiran, Msi., Ibu Sumini, Msi Indah Wulandari, Rafianto, dan peserta 150 Orang wartawan.

Rafianto mentor muda mengatakan; seorang wartawan harus punya modal. Yang pertama seorang wartawan harus berdisiplin dalam liputan dalam meliput, jujur, bijaksana, selalu membela pimpinan/ perusahaan. Wartawan harus menulis dan terjun serta praktek langsung, ungkapnya.

Indah Wulansari penyiar radio mengatakan: Sebelum menjadi penyiar radio harus masuk ke dalam struktur organisasi radio. Radio bicara karena lagu dan berita ini keunikan dari radio. Ada time signal, dan lain lain, siapa sih penyiar itu..?

Media Doeta Indonesia Selenggarakan Seminar & Pelatihanan Wartawan Image 2019-02-23 at 16.28.40

Penyiar itu artis atau Pers, penyiar adalah ujung tombak radio. Penyiar harus punya tiga skill, Analiting, Operating, Writing.

Penyiar harus memiliki wawasan yang luas, suka musik, punya atitude, mampu menjadi teman untuk Pendengar.

Seorang penyiar harus percaya diri, Punya artikulasi yang jelas. Sense of humor, theater of mine, mampu berimprovisasi, Harapan saya Wartawan Media Doeta Indonesia bisa menjadi penyiar radio yang handal dan profesional indah wulan sari menyampaikan dengan penuh harapan.

( sutarno )

Redaksi
About Redaksi 872 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*