Komika Soleh Solihun Kesulitan Memerankan Sosok Iskak di Film “Lagi-lagi Ateng”

Budayabangsabangsa.com, Jakarta–ada dua sosok pelawak yang sekarang pantas disematkan sebagai Legenda Lawak Indonesia yakni Ateng dan Iskak. Dua orang ini pernah memerankan sejumlah Film komedi dengan ciri khas tersendiri dan menjadi tontonan hiburan keluarga Indonesia Pada tahun 60-an hingga tahun 2000.

Melalui Rumah Produksi 13 Entertainment dan Dirgahayu Productions serta Ideosource Entertainment,  Sosok Ateng dan Iskak kembali diangkat ke layar lebar namun dengan gaya dan cerita yang lebih fresh dan modern.

Meskipun begitu,  spirit Film-film Ateng masih tetap sama dan dipertahankan yakni, komedi keluarga yang bisa ditonton segala lapisan usia.

Tidak hanya komedi yang mengumbar gelak tawa,  di film “Lagi-lagi Ateng” juga menampilkan sisi Drama dengan pesan moral keluarga. Inilah yang membedakan film Ateng dengan film komedi lainnya yang pernah ada. Pakem yang selalu dijaga adalah komedi cerdas yang tidak mengeksploitasi perempuan dan tidak menyerang fisik.

Meskipun begitu,  Monty Tiwa selaku Sutradara menyadari tidak mudah mengangkat kembali kisah legenda lawak Indonesia,  Ateng dan Iskak yang sudah mendapatkan tempat tersendiri di memori sebagian masyarakat Indonesia.

“Exciting bisa mendapat kesempatan menghidupkan kembali sosok legenda Ateng dan Iskak di film ini,  sangat- sangat susah, mencari orang yang bisa memerankan  Ateng, terutama karena Ateng memiliki badan yang unik,” ucap Monty saat jumpa pers usai penayangan terbatas Media di Epicentrum,  Kuningan, Jakarta,  Senin (7/1).

Monty mengaku hati-hati menampilkan gaya Ateng di filmnya tersebut karena takut  karakternya tidak sesuai dengan yang diinginkan pihak keluarga Ateng dan Iskak. Selain menjaga agar nantinya tidak merusak memori orang yang pernah mengenal beliau.

Monty akhirnya memutuskan jika Augie Fantinus cocok memerankan sosok Ateng dan Soleh Solihun sebagai Iskak.

“Film ini adalah Mix and match dari semua film Ateng yang pernah ada seperti  “Ateng Minta Kawin”, “Ateng Kaya Mendadak”, “Ateng The Godfather”,   satu hal lagi, Ateng gak mau bikin film kalau gak bisa ditonton anak anak.

Tidak hanya Monty yang kesulitan,  salah satu Komika yang ikut berperan di film tersebut, Soleh Solihun juga mengaku kesulitan dalam memerankan sosok Iskak terutama gaya bahasa dan fisik yang sering dilakukan Iskak di film-filmnya seperti “Ateng Minta Kawin”, “Ateng Kaya Mendadak”, “Ateng The Godfather” dan banyak lagi lainnya.

“yang paling sulit itu gaya menari. Saya nggak bisa menari apalagi nembang (jawa),” ujar Soleh.

Kesulitan lainnya kata Komika ini adalah menghilangkan logat Sunda dalam dialog dan nembang Jawa.

“Di Film-film saya sebelumnya kan saya nggak pernah jadi orang lain,  baru di film saya harus jadi orang lain (Jawa), itu sulit sekali,” ucapnya.

Komika Soleh Solihun berperan sebagai Iskak di Film "Lagi-lagi Ateng"
Komika Soleh Solihun berperan sebagai Iskak di Film “Lagi-lagi Ateng”

Film arahan Monty Tiwa ini berkisah tentang Ateng (Augie Fantinus) dan kembarannya Agung (Augie Fantinus)  yang sudah lama terpisah. Ateng dan lskak (Soleh Solihun) untuk pertama kalinya pergi ke Jakarta kaget dengan budaya Jakarta yang baru saja dilihatnya. Mereka menginap di sebuah hotel mewah. Tanpa disangka, Mereka bertemu dengan Agung yang memiliki paras dan bentuk tubuh yang sama dengan Ateng.

lskak dan asisten pribadi Agung, si Cemplon (Julie Estelle) juga terkejut melihat ada dua orang sama di hadapannya. Akhirnya,  terkuaklah kenyataan bahwa mereka adalah saudara kembar yang lama terpisah.

Ateng dan Agung lalu bersama-sama ingin mempersatukan ayah dan ibunya yang sudah berpisah.

Ratna (Unique Priscilla), ibunya, Sementara Budiman (Surya Saputra)  adalah ayah Mereka. Ateng dan Agung menyusun siasat agar bisa mempersatukan kedua orangtuanya lagi. Apakah mereka berhasil?

Film ini dibintangi oleh Augie Fantinus yang dipilih sebagai Ateng sedangkan peran lskak diberikan kepada Soleh Solihun. kehadiran Julie Estelle, Surya Saputra dan Unique Priscilla, Catherine wilson, dan Rohana Srimulat.

Film ini akan tayang serempak pada 10 Januari 2019 di seluruh Bioskop Tanah Air.

Redaksi
About Redaksi 872 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*