Ketum BPI: Minta Polda SulSel Ungkap Dan Tindak Tegas Atas Tewasnya Taruna ATKP!

Budayabangsabangsa.com – Makassar, Sabtu.

Meninggalnya (Alm) Aldama Putra Pangkolan, Taruna atau Mahasiswa ATKP Makassar, yang tewas di tangan seniornya, menyisahkan kesedihan yang mendalam di mata keluarga. Bahkan, atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban merasa belum mendapatkan keadilan atas kematian Aldama.

Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Drs Tubagus Rahmad Sukendar, SH, meminta kepada Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan untuk mengungkap dan menindak tegas para pelaku penganiaya Mahasiswa ATKP Makassar (Alm) Aldama Putra Pangkolan.

Tewasnya Aldama Putra Pangkalan oleh seniornya sesama Mahasiswa ATKP, dan seolah ada pihak-pihak yang ingin menutup-nutupi kejadian sebenarnya, yaitu dengan memberi informasi yang tidak benar kepada orang tua almarhum, bahwa Aldama Putra Pangkolan sakit.

Namun nyatanya, meninggalnya (Alm) Aldama Putra Pangkolan karena ada kekerasan fisik yang terus berulang di dunia pendidikan kejuruan khusus.

Dari sini kita bisa melihat, bahwa sering terjadinya penganiayaan oleh senior terhadap yuniornya itu, terus saja terjadi, dan nampaknya tidak ada efek jera terhadap para pelaku penganiayaan tersebut.

Kami dari BPI KPNPA RI meminta kepada pihak penegak hukum untuk menghukum seberat-beratnya kepada semua pihak yang terlibat dalam pemukulan terhadap (Alm) Aldama Putra Pangkolan agar ada efek jera. ” Bila perlu dipecat, dikeluarkan dari Kampus ATKP,” tandas Ketum BPI KPNPA RI ini dengan nada geram.

IMG-20190208-WA0286

Jangan sampai dari pihak Kepolisian tinggal diam dengan kejadian yang terjadi di wilayah hukum daerah Sulawesi Selatan. ” Harus ungkap kasus pembunuhan terencana tersebut sampai tuntas!,” imbuh Rahmad.

” Karena dimata hukum semua sama!, tidak membeda-bedakan yang kaya dan miskin, maupun dari keluarga berpangkat ataupun dari keluarga masyarakat kecil. Tindak dan proses hukum sampai ke meja hijau,” tegas Rahmad.

Ditambahkan bahwa BPI KPNPA RI akan mengawal dan meng advocasi kasus tersebut bila diminta oleh pihak keluarga , dari BPI KPNPA RI siap turun kan tim Advocasi untuk kasusnya dapat berjalan sampai dengan persidangan, tegasnya

Red Mb3

Redaksi
About Redaksi 872 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*