Karyawan Alfamart Gagalkan Pelaku Hipnotis

Budayabangaabangsa.Com, Bekasi-Tindak kejahatan apapun bentuknya tidak mengenal jenis kelamin atau usia, kejahatan seperti diketahui datang karena memang ada niat dan kesempatan dari sang pelaku.

Seperti yang baru saja terjadi di minimarket Alfamart di jalan raya Jati Makmur pada Senin (20/9/2023) baru saja seorang pelaku yang di duga melakukan aksi hipnotis berhasil diamankan warga.

Berawal dari pengakuan pihak korban yang bernama Wawan, dirinya sebelumnya dikuti oleh pelaku yang mengaku melihat korban telah menabrak seseorang dan pihak pelaku mencoba meminta sejumlah uang sebagai ganti rugi
Wawan diminta uang sebesar sepuluh juta tapi tidak memiliki uang kes, lalu pelaku mengarahkan korban untuk ambil uang di ATM, dan lokasi ATM terdekat ada di Alfamart Jati Makmur.

Ketika di ATM korban sempat mengambil uang senilai dua juta lima ratus dan diberikan langsung ke pelaku, lalu pelaku berpura-pura pusing langsung keluar Alfamart

Tanpa disadari gerak gerik korban dan pelaku sebelumnya telah dicurigai oleh Galang Adzan Mahendra (24) seorang karyawan Alfamart tersebut, saat Galang sedang mendisplay barang, dirinya melihat pihak pelaku meminta dengan memaksa kepada korban uang sebesar sepuluh juta rupiah di depan ATM, karena terlihat janggal lalu si korban (Wawan ) di tanya apakah si pelaku adalah saudaranya dan Wawan mengatakan bukan, lalu dengan gerak cepat Galang berusaha mengejar pelaku yang sempat mau melarikan diri, dengan teriak

” Hipnotis”,sontak warga yang ada di lokasi ikut menahan pelaku bahkan ada beberapa yang memukul pelaku

Menurut Wawan, aksi heroik karyawan Alfamart itulah yang telah menyadarkan dirinya dari pengaruh hipnotis pelaku dan bahkan karyawan tersebut yang sempat meneriakkan pelaku yang juga di bantu warga sehingga pelaku tertangkap

Lalu beberapa pihak yang berwajib tiba di lokasi seorang Babinsa dan seorang petugas polisi lalu pelaku di bawa untuk dimintai keterangan dan ditahan

Red/Mad

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*