Gubernur Anies Tidak Mampu Menindak Bangunan Bermasalah IMB Beda Dengan Ahok

IMG_20201125_122824IMG_20201124_161443Budayabangsabangsa.com,Jakarta, Wilayah Jakarta Utara sangat identik dengan bangunan bermasalah, namun Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakarta Utara terkesan ada pembiaran atau di duga “main mata” terhadap bangunan yang melanggar peraturan daerah (PERDA) 7 Tahun 2010 dan peraturan daerah No 128 tahun 2012.

Sepeti bangunan yang sangat jelas terlihat dari jalan raya. Bangunan
Jalan Danau Agung Barat Blok A-3 No.36 Kelurahan Sunter Agung, kecamatan Tanjung Priuk, Jakarta- Utara.

Fisik bangunan dilokasi terlihat jelas tidak sesuai dengan ijin IMB yang dimiliki oleh bangunan, pada Bunner IMB tertulis 2 lantai nyatanya Fisik dilokasi sudah lebih dari 2 lantai dan dibelakang Bangunan ada terlihat kerangka bangunan yang terbuat dari besi baja.

IMG_20201125_123218

Bangunan milik PT Rekso Nasional Food QQ Herlina Widjaja dengan No.IMB 103/C.37b/31.72.02.1006.03.006.l.1/2-1-785/51/2020 diduga imb pengalihan karena dibelakang bangunan tersebut berdiri rangka bangunan terbuat dari besi baja.

Pemda DKI Jakarta dan Pemkot tidak mampu bertindak Tegas dengan Menertibkan Bangunan tersebut karena diduga bangunan tersebut milik manusia yang Memiliki Uang yang Berlimpah dan Juga Kekuasan untuk mengatur Aturan dan Peraturan di Republik ini.

Media online Budayabangsabangsa.com telah menginformasaikan bangunan yang diduga tidak sesuai dengan yang tertulis di buner IMB kepada walikota Jakarta Utara Sigit W(25/11/2020), tapi hingga(29/11/2020) pembangunan bangunan tersebut masih berjalan hingga terlihat terkesan terburu-buru.

“Sudah saya minta Citata dan Satpol cek” ujar Sigit W.

Media akan selalu kesulitan untuk mendapatkan penjelasan dari pihak terkait yaitu Citata(cktrp) maupun satpol pp dengan alasan yang bersangkutan sedang berada dilapangan.

Seperti yang sudah-sudah jika ada bangunan tidak sesuai IMB bahkan Tidak memiliki IMB hanya di pasangi spanduk Segel setelah itu, bangunan berdiri tegak tanpa ada sangsi.

Hari Wibowo warga RW 008 Kelurahan Sunter Agung berkomentar bahwa bangunan tersebut selalu dijaga oleh orang-orang yang diduga telah diberikan uang kordinasi untuk menghakau siapapun agar tidak mendekati bangunan itu.

“zaman ahok Gubernur kalo ada bangunan tidak sesuai imb, biasanya ditertibkan walau cuman dibolongin dikit bangunannya” ucap Hari.(zul)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*