Era Kadis Dr. Ir. Hari Nugroho, MM. Papan Nama Proyek Kontraktor Bina Marga Di Jakarta Utara Minimalis

Bunner proyek di RW 09 Kel. Sunter Agung

Budayabangsabangsa. Com, Jakarta – Mengacu pada Undang-Undang keterbukaan informasi publik (KIP), undang-undang No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, terkait pemasangan papan nama proyek, ada sejumlah peraturan perundang-undangan yang dapat menjadi rujukan, antara lain yaitu:

  • Peraturan Presiden (Perpres) No 54 tahun 2010 dan Perpres No 70 tahun 2012, tentang kewajiban memasang papan nama pada pembangunan proyek yang dananya dibiayai oleh negara.

  • Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan (“Permen PU 12/2014”)

  • Permen PU 12/2014 tentang Persyaratan dan Lingkup Pelaksanaan Konstruksi.

  • Permen PU 12/2014 tentang Tahapan dan Metode Pelaksanaan Konstruksi

  • Pasal 1 angka 25-28 Pergub 107/2012

  • Pasal 7 Pergub DKI Jakarta 107/2012

  • Pergub DKI Jakarta 107/2012

Selain peraturan menteri, dituangkan dalam Keputusan Gubernur, DKI Jakarta yang tertuang dalam Pasal 9 Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 72 Tahun 2002 tentang Ketentuan Pengawasan Pelaksanaan Kegiatan Membangun di Propinsi DKI Jakarta (“Kepgub DKI Jakarta 72/2002.

Setelah diberitakan oleh media online Faktual.Net dan Budayabangsabangsa.Com dan dipertanyakan kepada Kepala Dinas dan Jajaran Kasudin Bina Marga DKI Jakarta akhirnya kontraktor memasang Bunner (spanduk) Proyek.

Bunner proyek di RW 03 Kel. Sunter Agung

Robert aslinya pemborong di perusahaan jadi kontraktor, berkomentar pada kamis(16/6) di lokasi pekerjaan Instansi Bina Marga, bahwa informasi di dalam Papan Nama Proyek haruslah mencantumkan Nama Proyek, Nomor Telephon kantor Sudin atau Perusahaan Proyek, asal anggaran yang digunakan, besar anggaran, waktu pelaksanaan, nama sebuah perusahaan yang melaksanakan proyek dan nama perusahaan Konsultan yang mengawasi jalannya proyek tersebut juga wajib dicantumkan.

Robert melanjutkan, Pemasangan Papan Nama proyek ukurannya 80 cm x 200 cm. Dan bahan material, Tiang kayu kaso 5/7 dan 4/6 papan dan Triplex 5 mm bingkai kayu reng, dan dicat serta di tulis identitas proyek dan dikerjakan dengan rapi. Maka papan nama menunjukkan identitas pemilik dan pelaksanaan kerja kepada masyarakat, pekerjaan jangan tersembunyi harus terbuka atau transparan.

Jajaran Bina Marga tingkat Dinas hingga khususnya sudin BM Jakarta Utara, dan pemborong, jangan menyembunyikan SPK (Surat Perintah Kerja), begitu juga SMK (Surat Mulai Kerja) dan Gambar STP (Surat Tugas Pengawas), ini surat semuanya buat pertanggungjawaban Sudin Bina Marga dan Anggaran Negara kepada masyarakat.

“Jika pemasangan papan proyek asal jadi dan surat digelapkan bisa dinilai secara negatif oleh masyarakat, karena itu warag boleh Mendesak Sudin Bina Marga untuk menginformasikan Dimana saja Papan Nama Proyek dipasang” Kata Robert. (Zul)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*