Diskusi Kebangsaan Oleh Barisan Pelopor Indonesia Dalam Menangkal Hoax

Budayabangsabangsa.com, Jakarta, Kamis, 01/11/2018,

 

Diskusi Kebangsaan Oleh Barisan Pelopor Indonesia Dalam Menangkal HoaxBertempat Hotel Rivoli Jln. Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu, 31/10/2018, BPI KPNPA RI menggelar sebuah Diskusi Kebangsaan dengan tema “Peran Serta Ulama, Umaro Dan Polri Dalam Menangkal Hoax Menuju Pilpres Yang Aman Dan Damai”.

Acara diskusi terlaksana diprakarsai oleh TB. Ahmad Sukendar selaku Ketua Umum BPI KPNPA RI, hadir menjadi nara sumber, KH. Yusuf Al Mubarok, Moh. Saiful Kabid Polhukam Bidang Penguatan Parpol dan Karo Multimedia Mabes Polri Brigjend Budi Setiawan.

IMG-20181102-WA0320

Dalam penyampaianya nara sumber lebih menekankan tentang bahaya negatif tentang isu-isu hoax yang beredar, mengancam keberlangsungan berbangsa dan bernegara, merusak persatuan anak bangsa.

Budi Setiawan menghimbau kepada masyarakat agar tidak langsung percaya kepada isu-isu yang berkembang karena kabar tersebut belum tau kebenaranya.

” Kalau dulu bukan hoax tapi penipuan seperti mama minta pulsa atau mungkin kalau dalam politik paling black campaige, bahaya hoax kadang-kadang dianggap sepele tapi bisa memporak-porandakan seperti di negara-negara lain, kita juga banyak kejadian-kejadian terkait dengan hoax, bukan saja karena politik tapi bisa karena kebencian”, jelas Budi.

IMG-20181101-WA0281

Sementara hal senada juga disampaikan oleh Rahmad Sukendar terkait dengan maraknya hoax ini.” Kepada seluruh anggota BPI KPNPA RI dan Barisan Pelopor Indonesia, untuk antisipasi hoax, jangan terpancing dengan berita-berita yang belum diketahui kebenarannya, saya harapkan juga buat rekan-rekan di daerah untuk lebih bisa menyuarakan kepada khalayak ramai agar tidak menyebar hoax atau berita bohong yang tentu saja ada sangsinya UU ITE akhirnya mengakibatkan kerugian diri sendiri”, ujar Ketum BPI KPNPA RI tersebut.

Muzakir

Redaksi
About Redaksi 857 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*