Yayasan Rahmatan Lil Alamin Luncurkan Program Pembangunan Rumah Sehat Anak Yatim

Prof DR KH. Ahmad Satori Ismail, Ketua IKADI (kiri) menerima Plakat dari Ketua Umum Yayasan Rahmatan Lil Alamin, Erin Hendrian. SH. dalam acara Peluncuran Program Rumah Sehat Yatim Dhuafa, Jakarta (28/10)

Budayabangsabangsa.Com – Jakarta Sabtu (28/10/2017).

Sepadan dengan namanya Yayasan Rahmatan Lil Alamin adalah pelaku Sosial yang berdomisili di Jalan H. Naman Jakarta Timur. Yayasan didirikan dengan landasan visi Rahmatan Lil Alamin yang bermakna rahmat untuk seluruh alam sungguh suatu misi yang mulia tidak memandang suku agama ras dan antar golongan semua di rangkul dan disatukan dalam pemberdayaan masyarakat.

Berbagai program sosial seperti santunan, Baksos Donor Darah, Pembangun Asrama Yatim dan lain sebagainya. Satu diantara program programnya yang terbilang besar adalah Pembangunan Rumah Sehat Anak Yatim Dhuafa, Jika terwujud maka Ini akan menjadi Rumah Sehat pertama di Indonesia.

Peluncuran Program Rumah Sehat Anak Yatim ini digelar hari ini di Gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya Jakarta Timur Jalan H, Naman No. 17 Jakarta Timur, Sabtu (28/10) dihadiri Ketua Umum Yayasan Rahmatan Lil Alamin Erin Hendrian. SH, dan sejumlah tokoh nasional serta pejabat pemerintah setempat diantaranya Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji, DR Yuslam Fauzi dan Dewan Pembina Partai Demokrat, H. Achmad Mubarok, dan Ketua Umum Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Prof Ahmad Satori serta Camat Duren sawit.

Terkait program Rumah Sehat Anak yatim dhuafa, Ketua Umum Yayasan Rahmatan Lil Alami, Erin Hendrian memaparkan latar belakang dibuatnya program ini. “melihat masih banyak anak yatim yang berada di bawah ambang garis kemiskinan, selain itu akses pelayanan kesehatan bagi anak-anak yatim duafa masih rendah. Karenanya menurut Erin, perlu sinergitas Pemerintah dengan masyarakat dalam pelayanan kesehatan bagi anak yatim dhuafa.”

Lebih lanjut Erin menyampaikan,“visi dan misi program Rumah Sehat ini sebagai perintis model pelayanan kesehatan komprehensif bagi anak-anak yatim dhuafa, juga sebagai rujukan pelayanan kesehatan yang humanis dan profesional, serta model pemberdayaan sumber daya serta institusi kesehatan yang peduli kepada anak yatim-dhuafa.” Paparnya

Ketua Umum Yayasan Rahmatan Lil Alamin, Erin Hendrian. SH, dalam acara Peluncuran Program Rumah Sehat Yatim Dhuafa
Ketua Umum Yayasan Rahmatan Lil Alamin, Erin Hendrian. SH

Serupa dengan hal tersebut, Achmad Mubarok mengatakan ‘saya kira itu sudah waktunya ada (Rumah Sehat), suatu gagasan yang dilandasi oleh keinginan luhur maka Tuhan akan memberi bantuan kiri kanan.”

Ketua Senat Guru Besar Universitas Assafiiyah ini berpesan agar kegiatan atau program Yayasan semangatnya (spirit) adalah memberi bukan berbisnis, berbisnislah dengan Tuhan.”

Dalam kesempatan yang sama, Yuslam Fauzi menyatakan dukungannya atas program yang baru digulirkan oleh Yayasan Rahmatan Lil Alamin ini, Yaitu Rumah Sehat. “Prinsipnya semua kegiatan yang memberikan perhatian kepada yatim dan kaum dhuafa itulah yang sudah pasti akan mendapatkan kehormatan dari Allah,” Katanya.

Selanjutnya Yuslam menambahkan, “apapun itu jika kepentingannya pro anak yatim dhuafa menurut saya Allah akan memuliakan orang-orang yang terlibat di dalamnya.”

Sisi lain, Nofi Candra salah seorang Donatur menanggapi positif adanya Program Rumah Sehat tersebut. “sangat mendukung, karena sekarang ini jarang ada orang yang peduli dengan orang yang kurang beruntung, mudah-mudahan yang lain bisa mencontoh apa yang dilakukan oleh Yayasan Rahmatan Lil Alamin,” tutur Nofi.

Program Rumah Sehat Anak yatim Dhuafa ini merupakan program layanan kesehatan Cuma-Cuma yang diperuntukkan bagi anak yatim dhuafa. Mottonya adalah Rumah sakit tanpa Kasir Pembayaran.

Rencananya Rumah Sehat ini akan dibangun dua lantai dengan berbagai fasilitas kesehatan yang lengkap dan modern serta pelayanan kesehatan berstandar nasional. Adapun layanan kesehatan yang sediakan adalah layanan dalam gedung meliputi Poli Umum dan Poli Gigi serta Layanan Luar Gedung contohnya seperti Puskesmas Keliling.

[HT]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*