UBHARA Jaya Selenggarakan Seminar Internasional Digital Media

Budayabangsabangsa.com – Bekasi Rabu 13 September 2017. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya bersama Houston University menyelenggarakan seminar Internasional dengan tema Digital Media and its impact on Individuals, Organizations, and Society and Beyond bertempat di Auditorium Ubhara Jaya, Kampus II Bekasi, Jalan Perjuangan Raya, Marga Mulya Bekasi Utara. (Selasa 12/09/17)

Dalam seminar ini hadir sejumlah pembicara dengan latar belakang sebagai peneliti , akademisi, dan praktisi di bidang media, diantaranya Burhan Sholihin editor in Chief tempo.co; Temple Northup, Ph.D selaku Director and Assosiate Professor, the Valenti School of Communication at the University of Housten, Housten – Texas; Pastor Arguelles Jr, University of Perpetual Help, Filipina, Prof (Ris) Hermawan Sulistyo, MA., PhD., APU selaku Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasioanal / Puskammas Ubhara Jaya; dan moderator oleh Irine Hiraswari Gayatri S.Sos, M.A dari Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Seminar dibuka oleh Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Irjen Pol (Purn)Drs Bambang Karsono, SH., MM. Media masa kini telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, oleh karena itu media mengalami perubahan secara dinamis seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi.

Media kini diposisikan sebagai kebutuhan primer. Kemunculan media baru Media Digital merupakan aksioma dari fenomena media saat ini, hal inilah yang menjadi salahsatu factor yang mendorong perubahan perlakuan masyarakat terhadap informasi.

Media digital dipandang membawa pengaruh kuat terhadap prilaku masyarakat dalam individu, organisasi maupun masyarakat.

Menurut Prof. Kiki,” Pemerintah dalam membuat UU IT prosesnya panjang, dan melalui persetujuan DPR dan lain-lain. Kalaupun Undang- undang sudah jadi, kondisi sudah berubah lagi, perkembangan dan perubahan teknologi IT sangat cepat luar biasa.

Contoh virtual money, orang dalam bertransaksi tidak memakai uang fisik lagi, yang jadi persoalan kalau itu berjalan orang tidak perlu menggunakan jasa Bank lagi, akibatnya akan di musuhi oleh Bank, tapi di Jakarta dan Bali sudah ada teknologi virtual money, sudah ada ATM nya. Walau di buat peraturan perkembangan teknologi IT sepuluh kali lebih cepat.

WhatsApp Image 2017-09-14 at 13.42.46

Menurut rektor Ubhara Jaya ” Ubhara jaya telah bekerjasama dengan universitas dari Korea selatan, Taiwan, Thailand dan sekarang Philipina dan Amerika Serikat (USA) . Tapi yang penting adalah ‘action’nya, kita melihat bagaimana salah satu fenomena, misal saat ini kita bisa santai-santai begini, begitu kita masuk media digital sudah lain ceritanya, dan itu fenomena apa yang terjadi?

Kemudian kita harus critical thinking…. tentunya mereka lebih maju, kita tertantang terpanggil untuk bisa mengembangkannya. Ubhara Jaya jangan terlalu jauh tertinggal meskipun adatnya adalah persamaan, kesetaraan, saling menghormati, dan masing- masing diuntungkan, itulah prinsipnya

 

(Hasan/Danil)

Redaksi
About Redaksi 610 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*