Tokoh Indonesia Yang Sempat Terlupakan

Siapakah tokoh pahlawan yang sempat terlupakan itu? Banyak sebenarnya, mari kita bahas salah satunya.

Dikenal dengan nama Tan Malaka, lahir di Nagari Pandam Gadang, Sumatera Barat, 2 Juni 1897. Nama aslinya adalah Sutan Ibrahim. Ia mendapatkan nama gelar semi bangsawan Sultan Ibrahim Datuk Tan Malaka. Beliau adalah “Bapak Republik Indonesia. Ayahnya bernama Rasad dan ibunya Sinah Simabur.

Bulan Juni sering diingat sebagai bulan lahirnya tokoh-tokoh Nasional Indonesia. Bulan Juni diperingati dengan hari lahirnya pancasila (1 Juni) dan dari sekian banyak para tokoh yang lahir di bulan Juni ada satu tokoh Indonesia yang sudah terlupakan, beliau sangat berjasa di Negara tercinta ini tetapi kenapa beliau bisa terlupakan begitu saja?

Bahkan sampai sekarang pun dipelajaran sejarah SD-SMP tidak ada yang mejelaskan tentang tokoh besar Indonesia, seperti Tan Malaka.

Tan Malaka adalah orang yang pertama kali berjuang antikolonialisme di Hindia-Belanda, bahkan sebelum Seokarno dan Hatta. Beliau jugalah yang menjadi orang pertama yang mencetuskan konsep tentang “Negara Indonesia” dalam bukunya yang berjudul “Naar de Republiek Indonesia (1925)”, buku tersebut adalah yang menginspirasi Soekarno, Hatta, Sjahrir, untuk membela dan memperjuangkan Indonesia dari jajahan negara lain. Masih banyak lagi jasa Tan Malaka seperti halnya beliau berjuang untuk memerdekakan Indonesia dari mulai menulis buku, menyusun massa, berbicara dalam kongres Internasional, ikut
bertempur di lapangan melawan Belanda sehingga pada suatu ketika beliau diburu oleh interpol dan menjadi buronan polisi Internasional.

Tidak hanya semua jasanya yang tidak dianggap di Negara Indonesia, tetapi yang lebih tragisnya lagi bahwa beliau harus ditembak sampai tewas oleh Tentara Republik Indonesia di kediri 1949.

Sempat Presiden Soekarno mengangkat namanya sebagai pahlawan nasional pada 28 Maret 1963. Namun setelah Soekarno turun dari jabatan presiden (1966) dan selanjutnya digantikan oleh Era Orde Baru, nama Tan Malaka kembali disembunyikan dari sejarah Indonesia dan tidak pernah ada lagi dari daftar nama para pahlawan nasional bahkan sampai saat ini. Semua pahlawan Indonesia memiliki penilaiannya masing-masing dalam mengambil keputusan pada saat memperjungkan kemerdekaan Indonesia. (DNF)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*