Tokoh Cimande Tarikolot Bogor Siap Sinergi dengan Al Zaytun

Kang Didih (Tengah)

Budayabangsabangsa.com-Indramayu
Silat Cimande adalah salah satu aliran pencak silat tertua yang telah melahirkan berbagai perguruan silat di Indonesia bahkan di luar negeri, namun dibalik itu desa Cimande potensi alam dan warisan kebudayaanya menjadi salah satu penyumbang pendapatan daerah.

M.Sudarma melalui Kang Didih adalah salah satu keturunan dari Eyang Rangga Wulung, kepada Media Budayabangsabangsa disela kunjungan kepondok pesantren mahad Al zaytun Haurgeulis
indramayu, (02/09) dalam rangka 01 Syuro 1441 H dengan Tema “Menzahirkan Jati Diri Indonesia Yang Hakiki” didampingi oleh walisantri asal bogor zubari,┬ákang didih menyampaikan.

“Sebagai syari’at saya bisa sampai ke Al Zaytun dari walisantri sambil menepuk bahu zubari yang disebelahnya “ini suatu kehormatan bagi saya bisa hadir ke Al Zaytun untuk pertama kalinya atas nama keluarga besar Cimande Tarikolot, saya ucapkan terimakasih bisa menginjakan kaki dipondok pesantren yang terbesar ini dimana
suasananya sangat bersahabat, sangat dingin sekali, sangat indah sekali dan aturannya sangat mendidik sekali pada kita akan sebuah persatuan, sambil senyumnya kak didih mengharapkan semoga syaykh Al Zaytun walaupun kita tidak berjabatan secara batiniah kita tetap bersilaturahim terus lanjutnya setelah saya mendengar orasi dari awal sampai akhir, kita semuanya bisa menjaga dalam rangka syiar, menjaga generasi kita, generasi kedepan mau dibawa kemana atau diarahkan kemana, disini Al Zaytun ada berbagai macam ilmu diantaranya, ilmu beladiri , ilmu pertanian pokoknya di Al Zaytun ada semua ungkapnya.
Insyaalah kalau siswa-siswi, santriwan santriwati ataupun yang lainnya membutuhkan kita untuk bersama-sama belajar pencak silat Cimande, bisa kita salurkan, karena Jawa Barat terkenal dengan Cimande nya Indonesia pun terkenal dengan Cimande nya sampai ke-mancanegara. Lanjutnya “kami sekali lagi siap membantu untuk bisa mensyiarkan ilmu pencak silat Cimande, tradisi leluhur kita untuk menjaga budaya kita karena ini merupakan salah satu marwah buat bangsa dan negara ini kalau negara kehilangan marwahnya maka tunggu kehancurannya pesan dan harapan saya mewakili Cimande tari kolotnya ayo masyarakat semua umumnya Indonesia mari kita melihat dan menyaksikan langsung di Al Zaytun ini, pondok pesantren terbesar dan megah ini sebuah aset untuk melahirkan generasi kita semuanya, semoga Al Zaytun selalu ada buat bangsa Indonesia katanya.(A.haris)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*