Spanduk Warga Protes Labkesda dicopot Satpol PP

Budayabangsabangsa.com, Kota Bekasi – Spanduk penolakan warga tentang wacana Pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (LABKESDA) Kota Bekasi ditertibkan oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Bekasi Barat.

Spanduk terpasang di berbagiai lokasi Rukun Tetangga (RT) meliputi, RT. 01, hingga RT.09/RW.06, Kranji Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi.

Sofiah salah satu warga yang menyaksikan aksi pencopotan mengaku dilakukan Satpol PP Kecamatan Bekasi Barat.

“Oh ini dari Kecamatan yang mencopot (spanduk), Satpol PP -nya dari Kecamatan bilang sama pak RT, bahwa Satpol PP itu dari Kecamatan (Bekasi Barat),” tuturnya pada awak wartawan pada, Minggu (26/07/2020) siang.

Sofiah menyaksikan puluhan anggota Satpol PP yang diterjunkan ke lokasi. “Ih, banyak banget ada sekira satu mobil. Polisinya juga ada di sana, sekitar 5 personil,” ungkapnya sambil menunjuk ke arah depan kantor UPTD Labkesda.

IMG-20200729-WA0012

Warga yang tinggal di RT.002/RW.006, Kranji Kecamatan BEKASI BARAT, Kota BEKASI termasuk yang berdampak  Wacana PEMBANGUNAN LABKESDA Kota BEKASI (Obyek LOKASI) yang terletak di Jalan Kedondong 10, RT.001/RW.006 Kelurahan KRANJI, Kecamatan Bekasi Barat Kota BEKASI, Jawa Barat.

Sementara itu, H. Puabata sosok tokoh masyarakat Perumnas-1 juga menyayangkan penertiban dengan mencopot spanduk warga. “Nah itu kenapa sih harus dilawan dengan aparat, Warga hanya menolak. Pembangunan Labkesda Lankesda, kenapa dicopot-copot segala kan, udah biarin aja,” ujarnya.
.
H. Puabata juga menjelaskan bahwa tindakan pencopotan spanduk, yakni saat warga sedang tidak berada di lokasi. “Kejadian tersebut ketika kita lagi tidak ada, orang-orang masing- masing kerja semua. Seandainya warga tau, pasti rame,” ulasnya.

disampaikan Ketua RT.001, Bagus Wicaksono yang menegaskan terkait pembangunan sebelumnya tidak ada pemberitahuan kepada warga. “Warga Menolak karena tidak adanya sosialisasi terhadap lingkungan (warga sekitar),” kata Wicaksono.

Kemudian dengan adanya Labkesda ini, lanjut Wicaksono. “Yang kami tau bahwa ini adalah (tempat) penyimpanan sample darah dari berbagai macam penyakit, ya. Saat ini juga ada di wisma Rawa Tembaga, tapi itupun belum ada sosialisasi dari pak Lurah dan pak RW, maupun ketua RW 006,” ungkapnya.

“Sedangkan begitu kami terima dan kami tanyakan ke warga. Warga merespon dengan tegas MENOLAK, dan bahkan dari tokoh-tokoh kami. disini menanyakan hampir kesemua warga, dan (SELURUH) warga RW.06 MENOLAK Atas Pembangunan gedung Labkesda ini,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah KRANJI, Andi Kristanto saat di konfirmasi via sambungan telepon melalui aplikasi WhatsApp terkait Pencopotan Spanduk yang dilakukan oleh Anggota Satpol PP. “Semua sudah dikoordinasikan dengan pihak Kecamatan Bang, selaku OPD kami,” pungkasnya.

Redaksi
About Redaksi 865 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*