PT. Metro Supermarket Reality Main Mata Dengan Kepala BPN Jakut

Budayabangsabangsa.com – JAKARTA, Alas hak tanah yang menerangkan (menyatakan) kepemilikan sebidang tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) merupakan fakta hukum, produk hukum dan bukti kuat bagi pemilik tanah atas tanah tersebut, sehingga penerbitan sebuah surat sertifikat hak milik (SHM), hak guna bangunan (HGB) dan hak guna usaha (HGU) menjadi dasar bagi pengembang untuk mengajukan ijin mendirikan bangunan (IMB), "kolaborasi jahat" diduga dilakukan antara Monggur Siahaan (Kasudin Penataan Kota Jakarta Utara) dengan Admiral Faizal (Kepala BPN Jakarta Utara) yang sama – sama mengeluarkan ijin untuk memuluskan pembangunan ruko 4 lantai di Komplek Ruko Metro Kencana blok Q21A di Jl. Sunter Metro Kencana 7 Jakarta Utara.

"jika benar BPN mengeluarkan HGB atas tanah fasum di Komplek Metro Kencana, ini harus ditinjau ulang dan patut diduga ada main mata atau kongkalikong antara BPN dengan Pengembang (PT. Metro Supermarket Reality), BPN Provinsi DKI Jakarta (Kanwil) harus segera memanggil Admiral untuk dimintai keterangannya terkait penerbitan HGB atas nama Supnadi Surjadi yang sarat dengan permainan tersebut," tegas Ketua PWRI Jakarta Utara David di Kantornya Rabu (23/12).

David menambahkan,"hasil pantauan PWRI Selasa (22/12), seluruh lahan Fasum untuk ruang terbuka yang sudah dijual pengembang kepada pembeli yang kini menjadi penghuni ruko – ruko tersebut sedang dibangun ruko – ruko baru, sehingga para penghuni kehilangan ruang terbuka untuk buang sampah sementara atau taman, jelas pengembang telah berkolaborasi dengan BPN yang menerbitkan HGB dan digunakan pengembang mengurus IMB untuk merampok tanah warga ruko yang notabene telah menjadi  hak warga (penghuni), dalam perjanjian jual beli, pengembang menjual ruko – ruko include dengan fasilitas yang ada berupa tanah untuk fasum, jadi mutlak tanah yang saat ini sedang dibangun ruko 4 lantai itu adalah milik penghuni ruko," ungkapnya Rabu (23/12) dikantornya.

Wakil Ketua Badan Peneliti Independen DKI Jakarta Rukmana S.Pd,I dikantornya Jl. Kesehatan Jakarta Pusat Rabu (23/12) mengatakan," Ironis, BPN yang oprasional dan gaji pegawainya dibiayai uang rakyat, kini merampok tanah rakyat demi kepentingan pengusaha jahat, jika benar BPN mengeluarkan HGB,Kepala BPN layak dipecat, tak hanya BPN, Monggur Siahaan juga harus bertanggung jawab atas dikeluarkannya IMB atas tanah fasum yang berdasarkan blok plan yang telah disesuaikan dengan tata ruang, dalam blok plan yang ditanda tangani oleh pengembang dan pembeli dan dinotariskan, tanah tersebut diperuntukan untuk ruang terbuka, Monggur telah melanggar Undang – Undang RI no: 26 tahun 2007 tentang penataan ruang, yang menjadi dasar dikeluarkannya IMB, apa bisa IMB keluar jika tidak sesuai dengan tata ruang?," tanyanya.

Alek salah seorang warga ruko trsebut berjanji akan menggugat HGB ke PTUN, karena menurutnya, HGB tersebut diterbitkan untuk mengakui tanah yang sebenarnya milik warga, ini tidak boleh dibiarkan, saya bersama warga lainnya akan menggugat atas hak kami tersebut," tegas Alek geram.(Redaksi)

About admin 269 Articles
Seorang Admin Yang Hobi dengan Berita dan Web Programming

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*