PT. Asri Prima Mandiri Mengabaikan UU RI Ketenaga Kerjaan

Budayabangsabangsa.com – JAKARTA,  Sutarno (43 th) merupakn salah satu karyawan PT.Asri Prima Mandiri yang ditolak permohonan & haknya oleh PT. Asri prima mandiri tanpa penjelasan kongkrit dari pihak perusahaan yang bergerak dibidang Jasa konvensi, pameran & perjalanan tersebut, padahal Sutarno telah menjadi karyawan Perusahaan tersebut sejak 16 Oktober 2008, yang pada saat itu perusahaan dikelola oleh Parinto Supriyadi selaku Direktur utama.

Ketika itu perusahaan mengeluarkan kebijakan baru terhadap karyawannya melalui surat pengumuman tertanggal: 7 November 2014 yang ditanda-tangani langsung oleh Direktur utama, yakni Parinto Supriyadi sendiri, Sedangkan isi dari Pengumuman atau Surat edaran tersebut adalah, bahwa; mulai 31 Desember 2014, PT. Asri Prima Mandiri sudah tidak ada lagi, & diganti menjadi PT. Asri Sudiatama Advertising, dan dalam surat itu dijelaskan pula bahwa diperusahaan ada 2 orang pemilik saham (Parinto Supriyadi & Sudiyono). Setelah wartawan budaya bangsa bangsa.com konfirmasi ke pihak PT. Asri prima mandiri Senin (15/10), ternyata nama Sudiyono tidak pernah ada dalam pengelolaan perusahaan,PT. Asri Prima Mandiri memberikan dua pilihan kepada para karyawannya, 1. Mengundurkan diri dan akan diberikan uang jasa sebesar 3-bulan gaji (masa kerja 5thn keatas), 2. Atau Masuk ke PT. Asri Sudiatama Advertising tidak mendapat uang jasa & akan dijadikan karyawan kontrak (pertiga buln), 3. Masa kerja 1 s/d 5 tahun keatas mendapat kebijaksanaan perusahaan, Sutarno yang datang kepada redaksi beberapa waktu lalu (19/10), mengutarakan nasibnya guna mencari keadilan dan meminta haknya selama menjadi karyawan di PT. Asri Prima Mandiri.

Baginya menjadi sebuah kejanggalan ketika Perusahaan itu hingga saat ini masih beroperasi dan belum berganti nama, "Padahal saya tahu persis sebagaimana surat Pengumuman resmi yang dikeluarkan saat itu (7/11/2014), PT. Asri Prima Mandiri telah diganti menjadi PT. Asri Sudiatama Advertising, hingga mengalami perubahan management terhadap para karyawannya, saya menolak menjadi karyawan kontrak, yang menurut saya itu hanya akal-akalan perusahaan," ungkap Sutarno.

"saya lebih memilih keluar dari PT. ini Sejak Februari 2015 hingga kini November 2015, saya masih menunggu hak pesangon terhitung dari 16-10-2008 s/d April 2015, sampai kapanpun saya akan tuntut hak saya," tegasnya

Atas pengaduan Sutarno ke redaksi Budaya Bangsa Bangsa.com, redaksi mengutus wartawannya mendatangi Perusahaan yang beralamat di PRJ Kemayoran Hall-E No. 201 Jakarta Pusat, dan bertemu dengan Yane Merdekawati Komisaris di PT. Asri Prima Mandiri, wanita yang akrab dipanggil Yen ini ternyata isteri dari Parinto Supriyadi (Dirut di PT. Asri Sudiatama Adversiting).

Sejak suaminya meninggal (± sebulan lalu, Parinto Supriyadi), saya tidak mau berurusan dengan karyawan yang sudah keluar dari perusahaan ini, jika ingin menuntut atau meminta pesangon, pinta aja kemakam Parinto,"tegas Yane dengan nada sinis.

Sutarno telah mengajukan ke Dinas Ketenaga-kerjaan Jakarta Pusat (07/04/ 2015) No. 850/-1.835.1 guna mengklarifikasi masalah tersebut, hingga Disnakertrans Jakarta Pusat pun telah mengeluarkan Surat kepada PT. Asri Prima Mandiri dan diterima oleh staff officer (Mira) yang isinya menegur keras PT. Asri Prima Mandiri yang telah melanggar UU No.13 tahun: 2003 pasal 163 (tentang perubahan status, penggabungan, & perubahan kepemilikan dll), pasal 156 ayat 2 (tentang hak Pesangon), pasal 156 ayat 3 (prihal uang Penghargaan), pasal 156 ayat 4
(uang penggantian hak) dan Pergub DKI Jakarta No. 176 thn 2014 bhwa UMP DKI Jakarta sejak 2015 sebesar Rp. 2.700.000,- Karna itu, perusahaan berkewajiban memberikan hak-hak bagi para pekerjanya.

Sebagaimana tertuang dalam UU No. 13 thn 2003 pasal 155 mengenai Perselisihan Hubungan Industrial antara pekerja & pengusaha, maka tetap menjalankan hak & kewajibannya & upah selama proses wajib diberikan kepada pekerja. Namun sejak dilayangkan surat dari Disnakertrans hingga Media Budaya Bangsa-Bangsa menanyakan hal tersebut, Yen tetap bersikukuh tidak akan mau membayar gaji atau hak yg dituntut oleh Sutarno.(R. Sugiarto).

About admin 270 Articles
Seorang Admin Yang Hobi dengan Berita dan Web Programming

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*