Polres Kepulauan Seribu Launching Timsus Gurita dan Polisi Pantai

Budayabangsabangsa.com – Jakarta , Bertempat di halaman Mako Perwakilan Polres Kepulauan Seribu, Marina, Ancol, Jakarta Utara, Kapolres Kepulauan Seribu launching Timsus Gurita dan Polisi Pantai, Rabu (17/2).

Dengan pakaian khusus lapangan, rompi anti peluru dan menenteng senjata laras panjang, timsus yang beranggotakan sebanyak 20 gabungan personil jajaran Polres Kepulauan Seribu ini dibekali dengan keterampilan khusus, yakni beladiri, kualifikasi menembak dan keahlian renang mengingat Polres Kepulauan Seribu merupakan daerah kepulauan yang dikelilingi oleh laut.

Timsus Gurita dibentuk khusus oleh Polres Kepulauan Seribu untuk menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan tugas yang sifatnya emergency dan menjadi pasukan pertama yang dikirim oleh Polres apabila ada permintaan BKO pengamanan dari Polda Metro Jaya serta. Mereka dipimpin oleh Kasat Sat Sabhara Polres Kepulauan Seribu AKP R Budi Santoso.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP John Weynart Hutagalung Sik dalam launchingnya mengatakan ” Tim Gurita yang beranggotakan 20 personil awal agar segera laksanakan latihan dasar yaitu beladiri, menembak dan renang. Waktu latihan diisi pada saat jam kerja. Pembentukkan timsus ini sebagai tim serba guna Polres saat emergency, misalnya terjadi serangan teror di sekitar lingkungan, pertahanan Mako, Siaga 1 dan tim BKO utama ke Polda. Tentunya timsus yang berkinerja lebih ini akan mendapat asistensi dari Komando ” Ujar John Weynart.

Diwaktu dan tempat yang sama, Kapolres juga melaunching Polisi pantai yang nantinya bertugas di pulau Resort dan pulau pemukiman diwaktu weekend atau hari liburan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para Wisatawan yang sedang berlibur di Kepulauan Seribu,”tambahnya.

Polisi Pantai yang beranggotakan 17 personil gabungan dari Sat Binmas dan Unit Pam Obvit Sat Sabhara Polres Kepulauan Seribu ini dipimpin oleh Kanit Pam Obvit Sat Sabhara Polres Kepulauan Seribu Ipda Sudrajat S. Psi.

” Polisi Pantai, kebutuhan ini sebagai respon Polres Kepulauan Seribu paska terjadinya beberapa kecelakaan Wisatawan tenggelam pada tahun 2015 dan awal 2016. Polisi Pantai wajib bisa berenang dan kedepan akan ditambah pelatihan renang pertolongan dan bahasa Inggris santai untuk Wisata Pantai. Akomodasi dan Intensif akan didukung oleh Komando, meskipun penuh keterbatasan ” Kata Kapolres.(Ricky)

About admin 269 Articles
Seorang Admin Yang Hobi dengan Berita dan Web Programming

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*