PSBB di Kota Bekasi, Wali Kota Tugaskan Camat Lewat VCON

Budayabangsabangsa.com, Bekasi – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawati melakukan Video Conferensing (VCon) meeting dengan Camat se-Kota Bekasi terkait persiapan Pembatasan Sosial Berskala Sosial (PSBB) di Kota Bekasi.

Tampak hadir juga Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko, Dandim 0507 Bekasi, Rama Pratama, Kepala FKUB Kota Bekasi, Abdul Manan, Ketua MUI Kota Bekasi Mir’an Syamsuri, juga dihadirkan bersama para ketua Organisasi islam serta pemuka agama yang berada di Kota Bekasi.

Pada kesempatan tersebut Wali Kota memaparkan langkah-langkah persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayahnya.

Rahmat menegaskan, saat ini status siaga darurat sudah berubah menjadi bencana darurat, karena telah terjadi peningkatan pasien dinyatakan terpapar  covid-19 ini.

Menurut data terkini, di Kota Bekasi ada 1224 jiwa lebih terkonfirmasi Covid-19,  139 diantaranya positif, dan 56 kelurahan melalui puskesmas menunggu hasil rapid test.

Disebutkan, Kecamatan Bantar Gebang dan Pondok Melati telah menjadi zona merah.

Persiapan PSBB di Kota Bekasi, Wali Kota Tugaskan Camat Lewat VCON. Foto : Humas Pemkot Bekasi.
Persiapan PSBB di Kota Bekasi, Wali Kota Tugaskan Camat Lewat VCON. Foto : Humas Pemkot Bekasi.

“Terima kasih untuk Forkompimda Kota Bekasi dan MUI telah memberikan rekomendasi penundaan kegiatan keagamaan selaras dengan kebijakan pusat, oleh karena itu, mari kita lakukan pergerakan, kita perangi dampak tersebut, dan juga ditambah pembentukan RW siaga yang sudah menandatangani 117 kepala RW dengan tim terpadu Penangananan Covid 19,” papar Rahmat Effendi.

Mengenai PSBB, Wali Kota menyampaikan kepada para Camat, bahwa mengacu rekomendasi dari Kementerian Kesehatan RI dan Gubernur Jawa Barat m ditegaskan untuk para Camat dan Lurah untuk membantu PSBB di wilayah masing masing, dan telah dibuatkan Keputusan Wali Kota Bekasi No. 300/Kep.197-BPBD/IV/2020 dan Peraturan Wali Kota Bekasi No. 22 Tahun 2020 mengenai pelaksanaan PSBB yang ada di 32 titik di Kota Bekasi.

“Tugas kita sosialisasikan unsur kecamatan kelurahan dan berbagai jajaran yg ada di wilayah, kita lakukan secara maksimal agar tidak menimbulkan keresahaan untuk warga, mengambil secara cepat dan tepat kebijakannya,”tegas Rahmat.

Langkah lainnya adalah meminta kepada tim Covid 19, untuk menentukan titik dapur umum yang sudah ada di 12 kecamatan salam penyediaan makanan untuj keluarga yang tidak mampu dan juga keluarga yamg terkena dampak dari Covid 19 semisalnya penutupan atau Work From Home (WFH) karena adanya wabah ini.

“Saya minta seluruh lurah dan camat, jangan menutup pelayanan warga, segera dievalusi oleh tim mana yg layak atau tidak untuk mendapatkan bantuan, dan segera dilabelkan stiker kami keluarga tidak mampu yang terjadi Pemutusan Hubungan Kerja dan lain halnya,” tandas Wali Kota Bekasi.
(red)

Redaksi
About Redaksi 875 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*