Perselingkuhan Oknum ASN Berujung Pelaporan Ke Menteri Perhubungan

Kuasa Hukum DS, Tb Ali Asghar usai melaporkan oknum NR ke Menteri Perhubungan, Jumat (11/9/2020). FOTO : Hrs

Budayabangsabangsa.com, Jakarta – Perselingkuhan pria berinisial NR, salah satu oknum ASN berujung pelaporan ke Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Kasus ini bermula saat NR yang tercatat sebagai pegawai di Kantor Distrik Navigasi Kelas I tanjung Priok berselingkuh dengan ZR. NR berjanji dalam sebuah Gentlement Agreement akan mengawini ZR dengan satu syarat, ZR harus menceraikan suaminya, DS.

Namun seiring berjalannya waktu, NR ingkar atas kesepakatan tersebut, padahal ZR sudah menceraikan suaminya dengan harapan bisa menikah dengan NR seperti janji sebelumnya.

Tidak ada itikad baik, NR justru menghindar dan tidak mengakui surat perjanjian yang sudah ditanda tanganinya bersama ZR dan suaminya, DS. Berkali-kali ZR mencoba menghubungi NR namun tidak ada jawaban bahkan terus menghindar.

Merasa ditipu dan diperalat, ZR dan DS melalui kuasa hukumnya akhirnya melaporkan NR ke Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pada Jumat, 11 September dan diterima langsung oleh staf Kementerian Perhubungan.

 

Kuasa Hukum DS, Tb Ali Asghar usai melaporkan oknum NR ke Menteri Perhubungan, Jumat (11/9/2020). FOTO : Hrs
Kuasa Hukum DS, Tb Ali Asghar usai melaporkan oknum NR ke Menteri Perhubungan, Jumat (11/9/2020). FOTO : Hrs

Tubagus menambahkan, NR tidak ada itikad baik terhadap hasil kesepakatan yang telah dibuat sendiri dan lari dari tanggung jawab.

“Ini salah satu itikad buruk seharusnya dia sudah kenal kita dan berkomitmen menikahi harusnya hadir tidak lari dari tanggung jawab,” sambungnya.

Karena itu, Tubagus berharap Menteri Perhubungan dan jajarannya bisa menindak yang bersangkutan dengan sanksi tegas.

“Agar pak Menteri dan jajarannya dapat menindak oknum-oknum tanda kutip yang melanggar sebagai pegawai Negeri sipil sebagai panutan di masyarakat tapi ini malah berbuat amoral, bejat dan kami minta seadil-adilnya sesuai aturan Kepegawaian, ” pungkasnya.

Ketika awak media mencoba menghubungi oknum NR di kantornya, pihak keamanan tidak mengizinkan masuk dengan alasan ini urusan pribadi bukan urusan instansi. (haris)

Redaksi
About Redaksi 872 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*