Peringati HUT Bhayangkara Ke-73 Tahun, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Bersepeda Bareng, Muspiko dan Stakeholder

Budayabangsabangsa.com – Jakarta

Sebagai rangkaian dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-73 Tahun, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar kegiatan ‘Bersepeda santai bersama Jajaran Muspiko dan Stakeholder’ sejauh 25 kilometer, Sabtu (06/07).
Usai mengayuh sepeda, peserta disuguhkan dengan penampilan apik kesenian Reog Ponorogo binaan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, pembagian doorprize menarik, dan ramah tamah.

reog2Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Reynold Elisa P Hutagalung dalam sambutannya menuturkan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Reynold Elisa P Hutagalung menghanturkan terimakasih atas kehadiran seluruh peserta ‘Gowes Bareng Stakeholder’. Puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-73 ini akan diisi dengan upacara serentak seluruh tanah air, Rabu 10 Juli mendatang.

“Rencananya, Polres Pelabuhan Tanjung  Priok akan menggelar upacara di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok. Upacara itu nantinya akan memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Republik Indonesia) karena belum ada yang pernah menggelar upacara di lokasi serupa di selurah Indonesia,” tutupnya.

Sementara, Wakil Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim yang hadir dalam kesempatan itu menghanturkan terimakasih atas kehadiran seluruh peserta ‘Gowes Bareng Stakeholder’.

“Hari ini, kita bersama-sama menghadiri undangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Ada dari Kodim, Kejari, hingga stakeholder terkait dan masyarakat. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Bhayangkara yang ke-73,” kata Ali Maulana Hakim.

Ia menilai, acara ini bermakna positif terutama menjadi contoh masyarakat terhadap kesatuan Tiga Pilar dan stakeholdernya. Sehingga ‘Jakarta Rumah Kita’ tak hanya sebagai selogan semata, namun benar-benar dibuktikan dengan terciptanya keamanan di Jakarta Utara.

reog3“Kita harus menjadi satu kesatuan yang menyatu dengan masyarakat. Kita sudah seperti satu keluarga dan istilah ‘Jakarta Rumah Kita’ berarti kita harus menjaganya. Harus menjadi tuan rumah yang baik, menjaga etika, menerima tamu dengan baik sehingga siapapun yang berada di Jakarta Utara merasa nyaman,” jelasnya.

Atas nama Pemerintah Kota Jakarta Utara, disampaikannya pula Dirgahayu Bhayangkara ke-73 tahun. Semoga kedepannya slogan Promoter (Profesional, Moderen, dan terpercaya) semakin dirasakan masyarakat, khususnya masyarakat di Jakarta Utara.

“Semoga ke depannya kesatuan Tiga Pilar ini semakin kuat. Saling menciptakan kenyamanan bersama masyarakat di Jakarta Utara,” ungkap Ali Maulana Hakim. (zul)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*