Peranan DUTA MABI Foundation

Budayabangsabangs.com Jakarta, Ahad (29/10/2017)

“Ahad pagi adalah hari, yang menyenangkan begitulah ungkapan Duta MABI”, Mereka. Kami dapat berkumpul dengan suasana ceriah mengikuti instruktur dengan diiringi irama musik melaksanakan gerakan gerakan untuk melemaskan otot-otot yang terasa kaku dan tegang.

Apatah lagi disetiap hari Kamis Civitas MABI Foundation yang tergabung dalam Relawan atau Duta Yayasan, mereka adalah Konsultan ZISWAF (Konsultan Zakat Infaq Shodaqoh dan Wakaf) memiliki kesibukan tersendiri yang menjadi hiburan untuk keceriaan mereka, diantaranya adalah mempersiapkan nama-nama para dermawan dan keluarga dermawan yang akan dido’akan pada acara Do’a Bersama anak-anak yatim dan duafa binaan Yayasan, baikdo’a yang dikhususkan untuk keluarga mereka yang telah meninggal dunia maupun yang khusus untuk dido’akan dalam keselamatan dan kesejahteraan dalam kehidupan dermawan dan keluarganya.

Para Duta Yayasan tersebut selalu merasa senang dan selalu terlihat ceriah seolah tiada muram tergambar dalam raut wajah mereka, mereka menganggap bahwa apa yang mereka lakukan itu adalah hiburan tersendiri bagi mereka, dan yang terpenting bagi mereka bahwa apa yang mereka kerjakan itu adalah bahagian dari ibadah kepada Allah SWT.

Menurut salah seorang Duta MABI, “Suka-duka sesungguhnya ada, Rasa suka atau bahagia yang dirasakan oleh Kami para Duta Yayasan diantaranya adalah Kami memiliki kesempatan untuk silaturrahim kepada banyak orang diberbagai waktu dan kesempatan, Kami dapat mengajak Orang lain untuk bersama-sama berbuat baik untuk sesama mahluk Allah, tentu dengan mereka bersedekah kamipun ikut mendapatkan pahala dari Allah.” Ungkapnya

“Dukanya dikala ada sebahagian orang menganggap apa yang Kami kerjakan itu adalah memanfaatkan anak Yatim Piatu dan Dhuafa sebagai umpan untuk memperdaya para Dermawan, ada juga yang anggap Kami peminta-minta, tapi bagi Kami hal seperti itu adalah ladang pahala untuk mempertegas keyakin Kami, bahwa Kami adalah Orang yang diberi amanah dan diutus oleh Yayasan untuk mengingatkan serta mengajak orang-orang untuk menunaikan kewajibannya dalam berbagi dan bersodaqoh, karena didalam harta yang Allah kuasakan kepada mereka ada hak-milik orang lain yang harus mereka berikan kepada yang berhak menerimanya”, ungkap Duta MABI

Dan tidak sedikit orang yang mencibir Kami. Jika Kami menanggapi perlakuan Orang-orang seperti itu, mungkin di Yayasan Kita ini tidak terlihat dan bisa melakukan aktivitas seperti apa-apa yang terlihat dalam pelaksanaan kegiatan Kita disini,”ungkap salah seorang Duta MABI.

“Kami Duta MABI meyakini bahwa apa yang telah diprogramkan oleh para pengurus MABI, Insha Allah akan terlaksana pada waktunya, Kami akan melaksanakan tugas Kami sebagai Duta Yayasan sebagaimana tugas yang telah diamanatkan kepada Kami, harapan Kami suatu saat akan ada Dermawan atau Relawan yang mau berbagi dan menjadi mitra MABI dalam mewujudkan pencapaian program-programnya, Inhya Allah dengan kesabaran, Allah akan selalu menyertai Kami. Kita patut mecontoh filosofi Air yang mengalir menuju lembah-lembah, dengan kesabarannya membentur dindinding yang menghalanginya meluap dan melewati penghalangnya, meresap dan menembus penghalang yang sanggup ditembusnya”, ungkap relawan MABI bersemangat.

Peranan Konsultan MABI Foundation

Kami para Relawan disini sebenarnya tidak setiap saat bekerja, Kami bekerja sesuai jadwal dan tempat yang telah ditetapkan oleh pengurus MABI, Kami juga sebenarnya punya kesibukan tersendiri diluar sebagai Duta ada yang punyakegiatan lain seperti, Guru, Mahsiswa(i) ada yang punya kegiatan usaha berniaga yang dititipkan di Counter-counter, ada yang melakukan pengobatan bekam, refleksi dan untuk Ibu-ibu masih punya tanggung jawab untuk mengurusi keluarga dalam Rumah Tangganya Kami.

Imbalan yang Kami terima sebagai Duta MABI adalah sesuai ketentuan dalam ajaran Islam dan Kami adalah Bagian dari Amil (petugas-Red), tentunya dalam bentuk Rupiah pasti ada dan Kami anggap itu manusiawi jika Pengurus MABI menunaikannya, karena kebutuhan hidup Kita memerlukan akan hal itu, Kami masih memerlukan transport dan akomodasi dan yang terpenting adalah Kami mendapatkan kepusan bathin, dan Kami disini sebahagian adalah orang yang memiliki tingkat ekonomi dibawah rata-rata, yang sesungguhnya sengaja dirangkul oleh Yayasan.

“Alhamdulillah sebagian dari Kami yang kesulitan untuk membiayai kebutuhan anak-anaknya yang belum masuk sekolah dan yang sudah bersekolah, setidaknya sudah meringankan dalam sisi ekonomi Kami walau masih kekurangan tapi Kami anggap cukup membantu, dan Kami anggap perhatian Yayasan terhadap Kami sangat terasa, Kami sangat berterima Kasih atas keberadaan Yayasan yang telah memberikan pengalaman, bahwa walaupun Kami termasuk orang yang tidak mampu dan tergolong orang yang berhak mendapatkan santunan namun memberikan Kami derajat yang mampu memfasilitasi orang yang kurang mampu secara ekonomi untuk mendapatkan Haknya.

Yayasan selalu menganjurkan Kami agar anak-anak Kami diarahkan untuk rajin belajar dan giat membaca agar kelak mendapatkan pendidikan yang prima dan bila perlu dididik dalam lingkungan pendidikan Internasional. Yayasan juga punya program untuk meningkatkan taraf penghidupan Kami dengan program kewirausahawan dan peningkatan jenjang pendidikan melalui “Program PKBM” yang telah diadakan pemerintah yaitu pendidikan persamaan kejar paket A/B dan C”, ungkap salah seorang Duta MABI.

Disetiap hari Jum’at (Kamis malam Jum’at) merupakan sumber keceriaan tersendiri bagi Duta MABI dan Guru-guru Kelompok Belajar Al-Qur’an MABI (TPQ/A Mufakat Indonesia) mereka meyakini bahwa apa yang mereka kerjakan itu adalah bagian dari ibadah, Disetiap Kegiatan seperti ini setelah membacakan Do’a untuk nama-nama para dermawan dan keluarganya yang sebelumnya telah diajukan oleh para Duta MABI kepada yang memimpin Do’a, Mereka bersama-sama dengan para Anak-anak Yatim, Piatu dan Duafa melafadzkan Asma Al-Husna, Do’a Amaun Nabi, Tahlil dan Surat Yasin kemudian dilanjutkan dengan santunan dan pemberian makanan atau minuman yang bergizi, dan ditutup Do’a untuk kemaslahatan seluruh ummat manusia dimana saja berada.

Disampaikan oleh Ketua Yayasan MABI, Muhammad Taib, S.Pd.I“Sesuai dengan kebijakan dalam program MABI yang dirangkum dalam Visi dan Misi Yayasan, “Kami telah berupaya mengaplikasikan program Yayasan paling tidak terhadap Orang-orang yang Kami anggap memiliki ekonomi dibawah rata-rata dan memiliki keterbatasan pendidikan serta tidak memungkinkan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, dan apalagi untuk mendapatkan upah yang layak yang sesuai dengan upah minimum yang diterapkan oleh pemerintah dimasing masing domisili Relawan Kami, Oleh karena itu Kami berupaya merangkul mereka untuk ikut dalam civitas Kami, Puji Syukur kepada Allah SWT dengan kehadiran mereka dirasakan mampu membantu Yayasan melaksanakan programnya dan juga mampu untuk berbagi kepada masyarakat baik dilingkungan Yayasan MABI sendiri maupun terhadap diri dan lingkungan Relawan itu sendiri”.

Sesuai yang diungkapkan oleh relawan diamini oleh Ketua Umum Yayasan, Ilyas.S.Pd.I“Kami berupaya dan menghimbau kepada Duta-duta Kami yang telah berkeluarga dan telah memiliki anak, agar anak-anaknya yang akan dan yang sudah bersekolah agar dipersiapkan dan diarahkan untuk memperoleh pendidikan yang layak dan Yayasan berupaya agar mereka berkemampuan untuk memfasilitasinya, Insya Allah Kami akan melakukan hal itu, Kami masih berupaya mencarikan mereka donatur untuk anak-anak mereka dan anak-anak binaan Kami yang tidak mampu namun memiliki kemauan untuk bersekolah, mereka yang Kami anggap memenuhi kriteria yaitu yang sanggup menunjukkan keseriusannya yang ditunjukkan kepada Yayasan melalui nilai-nilai hasil ujian (Raport-Red) mereka dari sekolah ditempat mereka bersekolah serta perhatian dan keseriusan dari para wali mereka, Kami pun punya program untuk meningkatkan status pendidikan Duta Kami melalui program pemerintah yang telah berjalan yaitu perogram PKBM dan yang masih duduk dibangku kuliah Kami senantiasa memotifasi agar mereka bealajar lebih giat lagi dan berperestasi paling tidak dengan niali ujian yang diatas rata-rata.

[Red]

2 Comments

  1. Alhamdulillah,sukses luar biasa untuk semua nya,semoga kehadiran yayasan membawa manfaat untuk masyarakat,baik yang dekat ataupun yang jauh Aamiin,,,aamiin,,,aamiin ya robalalamiin

  2. MashaAllah, tugas Bapak Ibu duta MABI sangatlah mulia. Semoga Allah membalas semua jerih payah Bapak Ibu dengan kebaikan di dunia dan akhirat. Selamat dan Sukses juga kepada para pimpinan yayasan MABI.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*