Pengusaha Kaya Sam Aliano Demi Membela Rakyat, Lawan Teroris

Budayabangsabngsa.com – Jakarta, Kamis.

Pada konferensi pers di tanah Abang pengusaha kaya Sam Aliano mengatakan di hadapan para wartawan, kekejaman terhadap rakyat sipil terjadi lagi kali ini di kota Riau. Demi rakyat saya siapkan untuk tangkap teroris, dana sebesar 5 Milyar. Untuk tangkap otak teroris dan serahkan ke Kepolisian Republik Indonesia. Bagi rakyat yang bisa menangkap hidup atau Mati otak teroris.

Saya selaku calon presiden RI mewakili para relawan turut berduka cita kepada keluarga korban di Mako Brimob, di Surabaya dan Riau. Saya ini ingin melawan teroris. ISIS itu bukan Islam isis itu adalah kelompok yang mereka bangun untuk Anti kemanusiaan,saya tidak takut dari teroris, hadapi dan lawan saya jangan melawan rakyat sipil yang tidak berdosa, mereka bukan orang Indonesia merak orang anti kemanusiaan, mereka membunuh orang, mengutip ayat ayat Alquran, mereka bukan Islam mereka anti kemanusiaan. Mereka berbuat kejahatan di dunia ini mengatasnamakan Islam,Islam itu Rahmatan Lilalamin.

WhatsApp Image 2018-05-18 at 07.13.00(1)

Saya sakit, malu, dengan nada emosi Sam Aliano mengutarakan, mereka mengatasnamakan Islam sungguh seribu kali, bahkan lebih mereka mencuri sejarah kita. mencuri Islam,mereka mengatas namakan agama kita. Dengan perasaan sedih mengutarakan isi hatinya Sam Aliano. Saya ini tidak akan diam dan akan lawan mereka. Demi membela rakyat ,rakyat itu adalah mahkota saya ,harga diri saya,kepolisian kebanggaan saya saya rela mati demi rakyat. Tapi mereka mati demi syaitan.

Dukungan saya murni dari rakyat ,saya pasang badan dan menjaga polisi dan saya berani mati demi rakyat,beda dengan mereka berani mati demi setan. Saya menaikkan sayembara menjadi 5 milyar tujuan agar otak teroris segera cepat di tangkap dan akan saya gantung di Monas biar rakyat melihat. Saya tidak takut dengan ancaman teroris demi rakyat, Meraka merampas agama Islam untuk membuat keonaran di dunia. Ujar Sam Aliano.

(Sutarno)

About Redaksi 494 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*