Pendeta D.P. Panjaitan-Berkhotbah di HKBP Resort Ancol Podomoro, Jakarta Utara.

Budayaabangsabangsa.com – Jakarta
Pelaksanaan ibadah jum’at Agung di Jemaat Resort Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Ancol Podomoro, Jakarta Utara, berjalan dengan kondusif dan tentram penuh dengan hikmat.

Khotbah di sampaikan oleh Pendeta D.P. Panjaitan dengan mengutip Ayat Renungan dari Markus 15 ayat 22 – 32, 15:22, mereka membawa Yesus ke tempat yang bernama Golgota, yang berarti: Tempat Tengkorak. 15:23 Lalu mereka memberi anggur bercampur mur kepada-Nya, tetapi Ia menolaknya. 15:24 Kemudian mereka menyalibkan Dia 1, lalu mereka membagi pakaian-Nya dengan membuang undis atasnya untuk menentukan bagian masing-masing. 15:25 Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan. 15:26 Dan alasan mengapa Ia dihukum disebut pada tulisan yang terpasang di situ: “Raja orang Yahudi”. 15:27 Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan-Nya dan seorang di sebelah kiri-Nya. 15:28 (Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi: “Ia akan terhitung diantara orang-orang durhaka.”). 15:29 Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia 2, dan sambil menggelengkan kepala untuk mereka berkata: “Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, v 15:30 turunlah dari salib itu dan selamatkan diri-Mu!” 15:31 Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli Taurat mengolok-olokkan Dia diantara mereka sendiri dan mereka berkata: “Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! 15:32 Baiklah Mesias, x Raja Israel itu, turun dari salib itu, supaya kita lihat dan percaya.” Bahkan kedua orang yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela Dia juga.

Jum'at AgungPendeta D.P Panjaitan menekankan “Janganlah kita menangisi kematian Tuhan Jesus di kayu Salib, tetapi menangislah untuk diri sendiri dan keturunan sendiri. Apapun penderitaan yang dialami umat-Nya tetaplah tersenyum dan mengucapkan terimakasih karena diberi kesempatan menjalani hidup dengan penderitaan.

Selesai acara ibadah khotbah dilanjutkan dengan Perjamuan Kudus yang khusus dapat diterima oleh jemaat yang sudah melakukan sakramen suci yaitu Baptisan Kudus atau yang telah yakin menerima Jesus Kristus sebagai Juru Selamat ke Sorga dan Penebus Dosa Umat-Nya. Prosesi Perjamuan kudus dipimpin langsung oleh ibu Pendeta Sumihar Sinaga sebagai Pendeta Resort HKBP Ancol Podomoro dan Bapak Pendeta D.P.Panjaitan.

Hingga pelaksanaan prosesi ibadah Jumat Agung berjalan tanpa ada hambatan dan jemaat melaksanakan tata ibadah tanpa ada rasa takut dengan adanya isu isu di media sosial. (ZUL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*