Partai Berkarya Sesumbar Meraih 80 Kursi DPR RI pada Pemilu 2019

Siti Hediati Haryadi alias Titiek Soeharto saat menghadiri Perayaan Ulang Tahun Partai Berkarya, di Jakarta, Minggu (15/7/2018)

Budayabangsabangsa.com– Partai Berkarya yang didirikan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto Siap bersaing pada Kontestasi Politik di Indonesia 2019 nanti.

Meski partai ini baru seumur jagung, Partai Berkarya telah sesumbar menargetkan 80 Kursi DPR RI.  “Tidak ragu-ragu, Kami ingin katakan mohon izin Partai Berkarya menargetkan 80 kursi DPR RI,” Ujar Sekjen Parta Berkarya Priyo Budi Santoso disela-sela perayaan HUT Partai Berkarya ke-2 di DPP Partai Berkarya, Cipete Utara, Jakarta Selatan, pada Minggu (15/7/2018).

Sejumlah Ucapan Selamat pada Perayaan Ulang Tahun Partai Berkarya ke-2 di Kantor DPP Partai Berkarya Jakarta Selatan, Minggu (15/7/2018).
Sejumlah Karangan Bunga Ucapan Selamat Ulang Tahun Partai Berkarya ke-2 di Kantor DPP Partai Berkarya Jakarta Selatan, Minggu (15/7/2018).

Untuk itu, kata Priyo Partai telah mengajak bergabung sejumlah publik figur diantaranya Annisa Trihapsari, Dony Kusuma, Paramitha Rusady, Sultan Djorghi, Raslina Rasyidin, dan Andy Arsyl.

“Sudah tentu bergabungnya tokoh, kami beruntung dan percaya diri bisa merebut 80,” ucap Priyo.

Sementara itu, Siti Hediati Haryadi alias Titiek Soeharto selaku Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya  Siti Hediati Haryadi alias Titiek Soeharto tidak mau sesumbar, mengingat partainya adalah pendatang baru di jagat politik nasional.

“Kita paling nggak perlu 25 orang masuk (parlemen) sehingga kita cari caleg-caleg yang bagus tentunya yang bisa bekerjasama,” Ujar Titiek.

Saat ditanya arah koalisi partainya, Titiek menjawab diplomatis. “Kita masih Nol, kit belum bisa dukung mendukung paling dukungan moral saja,” ucapnya.

Partai Berkarya telah dinyatakan lolos verifikasi faktual oleh KPU pada Januari 2018, sehingga partai ini telah siap bertarung di kontestasi politik nasional pada 2019 nanti.(HT)

 

About Redaksi 500 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*