PABU Wujudkan Generasi Emas Indonesia.

Drs. M. Sahrial. SE

Budayabangsabangsa.com-Jakarta. Krisis multi dimensi yang sampai saat ini belum bisa di selesaikan dengan optimal, seperti persoalan yang terjadi dalam bidang sosial, kemanusiaan, keagamaan dan lain nya bagaikan benang kusut yang sulit di cari ujung pangkal nya.

Untuk menjawab persoalan tersebut di butuhkan sumberdaya manusia yang ber-Iptek serta ber-Imtaq sebagai mana cita cita bersama. Dan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, hal itu disampaikan ketua umum PABU, H. Qodiran, S.Pd.I dalam wawancara khusus tim “Doeta Indonesia dan Budaya Bangsa Bangsa” senin di kantor nya di bilangan Jatiwaringin Pondok Gede Jawa Barat.

H. Qodiran yang didampingi sekretaris umum K. Abdul Azis dan staf Samsul Huda dan Ely menyampaikan sejarah singkat berdirinya yayasan PABU, diawali dari empati kolektif dari komunitas generasi sehat Indonesia KOMGESI yaitu komunitas anti rokok berkumpul untuk melaksanakan tugas yang mulia agar dana rokok tersebut di kordinir untuk kepentingan sosial sehingga pada tanggal 3 Agustus 2015 lahirlah yayasan PABU atau yang di kenal dengan Pundi Amal Bakti Umat.

Lebih lanjut Qodiran menyampaikan visi dari yayasan kami adalah terwujudnya masyarakat yang berdaya melalui pelayanan, pembelaan pemberdayaan dengan sistem yang berkeadilan. Serta misi nya memfasilitasi kemandirian masyarakat, menjadi pendorong perubahan tatanan masyarakat global yang harmonis, mengokohkan peran pelayanan, pembelaan, dan pemberdayaan masyarakat serta potensikan seluruh aspek sumberdaya melalui ke unggulan potensi manusia.

Adapun program yayasan PABU sebagai mana yayasan lainnya yaitu bidang sosial, kemanusiaan, dan keagamaan. Program jangka pendek nya adalah santunan bulanan setiap pekan ketiga, karena sampai saat ini kami sudah mempunyai binaan 200 anak yatim 50 duafa .seminar motivasi kepada 50 masyarakat menengah kebawah setiap hari kamis, pelatihan seni tari dan paduan suara anak yatim setiap hari minggu, pelatihan Dai Cilik setiap hari jumat serta Peringatan Hari Besar Islam.

Drs. Dono Iskandar, SE Bersama Pengurus PABU

Adapun program jangka menengah akan mewujudkan Istana yatim sebagai pusat pendidikan generasi muda Indonesia, untuk program jangka panjang nya adalah ketahanan pangan dan kedaulatan pangan dengan program tabarru card. Dan kami sudah awali 30.000.000.M2. Dan dalam bulan Desember alan dimulakan panen raya nya.Program yang lain PABU sudah bekerja sama dengan Bank muamalat BNI Syariah untuk mempermudah transaksi, nantinya kami akan merangkul kaum menengah kebawah khusus nya anak anak jalanan untuk bergabung menjadi anggota tabarru caar dan nanti nya akan kami ajak untuk menabung di Bank BNI, sehingga Tabarru card ini dapat memfasilitasi dan menjadi jaminan bagi para anggota untuk mendapatkan dana Kur ungkap S. Pramono Direktur Tabarru Card di lain kesempatan.

Program jangka panjang selanjutnya adalah program silaturahmi kepada 1000 tokoh, yang nanti nya diharapkan tokoh tokoh yang di kunjungi ini dapat menjadi mitra dan mendukung yayasan Pundi Amal Bakti Umat. Adapun tokoh yang sudah di kunjungi (silaturahmi) diantara nya Drs. Syahrial mantan Dirut PPAN, Drs. Dono Iskandar.SE mantan Deputi BI, DR. Dian Asapri Masa’i, SH,. MM anggota DPR RI Komisi VIII Diharapkan ke depan yayasan kami dapat berkembang dan mempunyai cabang di seluruh Indonesia sampai hari ini kami sudah memiliki titik di Tangerang, Kota Jambi, dan Bogor.

Dr. Dian Asapri, SH,.MM Anggota Komisi VIII DPR RI Bersama Pengurus PABU

Yayasan ini juga akan mendidik kepada generasi yang mencintai Indonesia, Budaya Indonesia serta seni budaya Indonesia pada peringatan tahun baru Islam 1438.H yang lalu kami mengambil Tema Mewujudkan Generasi Emas Indonesia, diharapkan Indonesia bisa di pegang oleh orang orang yang amanah, mandiri, sejahtra dan bahagia. Kemandirian sudah dimulai oleh anak anak yang ada di bawah asuhan yayasan PABU, ungkap nya .
Sas/ Mata.

About Redaksi 494 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*