Memaknai Maulid NABI MUHAMMAD SAW Di ROROTAN 2017

MEMAKNAI MAULID NABI MUHAMMAD DENGAN PAGELARAN PENTAS SENI BUDAYA DAN BAKTI SOSIAL DI ROROTAN 2017

Budayabangsabangsa.com – Jakarta, Jumat 06/01/2017 diadakan petas seni dan budaya serta Bakti sosial dalam rangka memaknai hari kelahiran Ahmad yang kita kenal saat ini sebagai Rasulullah Muhammad SAW.

Pentas seni ini hadir untuk menjawab permasalahan perkembangan generasi bangsa yang seiring dengan perkembangan waktu dan pesatnya tekhnologi dan informasi membuat kurangnya minat masyarakat terhadap seni budaya lokal asli milik Indonesia, yang semestinya dilestarikan, dan kini mulai tenggelam ditengah tengah begitu kuatnya arus budaya asing yang masuk hingga kepelosok desa.

Djayadi yang akrab dipanggil Bang Jaya adalah seorang guru silat tradisional Betawi sekaligus guru silat di Padepokan Bambu Naga Pamungkas meyampaikan “pergeseran minat terhadap adat dan budaya bagi generasi anak negeri lebih memilih budaya asing untuk mereka banggakan, sehingga membuat masuknya budaya asing lebih mendapat tempat dan respon antusias dari kalangan remaja dan bahkan sebagian masyarakat yang sudah usia paruh baya, dengan tanpa adanya filter atau penyeimbang sehingga membuat generasi sulit membedakan mana budaya lokal dan asing”. imbuhnya

Bang Jaya menambahkan “melihat kondisi ini, Majelis Ta’limul Mubtadi-in Asuhan Rorotan menggandeng beberapa penggiat seni khususnya budaya betawi yakni Padepokan Naga Pamungkas dan beberapa sanggar seni lainnya, dengan tujuan membuat suatu pagelaran dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, yaitu pentas seni budaya pada 06/01/17 bertempat di Kampung Malaka IV Kelurahan Rorotan Kecamatan Cilincing Jakarta Utara”. tegasnya kepada Budayabangsabangsa.com

Djayadi dan Anggota Padepokan Bambu Naga Pamungkas
Djayadi dan Anggota Padepokan Bambu Naga Pamungkas

Masih menurut Bang Jaya “pada acara tersebut kami tampilkan tarian betawi, silat tradisi Betawi, kuliner betawi, dan pakaian adat betawi. Dan acara tersebut dihadiri tokoh tokoh betawi dan para seniman serta penggiat seni palang pintu betawi, diantaranya tokoh seni pantun dan penulis buku H. Zahrudin Al Bantawi, beliau sudah menerbitkan buku 12 cerita palang pintu”.

Lebih lanjut Bang Jaya mengatakan “acara ini bertujuan meningkatkan kembali minat masyarakat umum akan pentingnya pelestarian seni budaya lokal, guna memfilter budaya asing yang masuk, serta mengajak kepada remaja untuk lebih mengenal budaya lokal itu sendiri dan menjaga keutuhan NKRI, Karena apa ?, para penerus bangsa ini ialah remaja, tapi kalu mereka sudah rebius oleh budaya asing bagaimana masa depan bangsa Kita”, Katanya bersemangat

Keesokan harinya 07/01/17 jam 07:30 dilanjutkan dengan pelayan kesehatan secara gratis oleh Yayasan Mufakat Al-Banna Indonesia atau dikenal dengan nama MABI Foundation, acara tersebut dihadiri langsung oleh ketua Umum Yayasan Ilyas, S.Pd.I.

Layanan Pengobatan Gratis Oleh Yayasan Mufakat Al-Banna Indonesia
Layanan Pengobatan Gratis Oleh Yayasan Mufakat Al-Banna Indonesia

Baksos ini di laksanakan berkat bantuan tenaga dari team dokter berpengalaman, dan team perawat serta team apoteker yang sudah berpengalaman pula diantaranya, team dokter Dr. Tertiana Aprihatinya, Dr. Eva Siti Zulfa, Dr. Rina Mutiara, Dr. Herlina Sari Viyantimela, team perawat terdiri dari Eli Eltiani, AMK, Suryani, AMK, Elita Septiani, AMK, Rakhmeiza Erfina, Sri Wulansari, AMK, dan Euis Susanti. Tam apoteker layanan obat, Anastasya Rapuli Marline, S. farm, Apt, Dede Erlina, S. farm, Apt, Amelia, S. farm, Apt, Peni Rismanur, S. farm, Apt, dan Octania.

Kegiatan Baksos ini seyogyanya dilaksanakan dengan target 1000 pasien namun pada pelaksanannya masyarakat hanya mampu hadir seramai 209 orang pasien dari 600 kupon yang berhasil dibagikan kepada warga yang dianggap perlu dan membutuhkan pelayanan secara cuma cuma.

Ilyas dalam tanggapannya mengenai hal tersebut menjelaskan “Memang sebelumnya permintaan dari pihak padepokan naga pamungkas untuk layanan kesehatan yang akan kami rencanakan adalah 1000 pasien, Namun setelah diadakan riset lapangan oleh team panitia baksos dan di lakukan analisa perbandingan dengan baksos yan telah lalu hanya sekitar 50 persen yang dinilai berhak mendapatkan layanan, maka disiapkan 600 kupon untuk disebarkan dan dipersiapkan obat sejumlah 600 paket untuk pasien yang terdiri dari pasiaen anak anak dan dewasa”, tandasnya.

Doa Dzikir bersama Jamaah Istighozah Al Karomah, Majelis Dzikir Kiyai Santri dan Majlis Ta'limul Mubtadi-in
Doa Dzikir bersama Jamaah Istighozah Al Karomah, Majelis Dzikir Kiyai Santri dan Majlis Ta’limul Mubtadi-in

Pada malam harinya tepatnya jam 19:30 WIB dilangsungkan dengan kegiatan pengajian akbar dan ceramah agama serta doa bersama sebagai penutup rangkaian acara.

(Ide dan Kunendi)

Redaksi
About Redaksi 612 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*