Marzuki Usman : Belajar Sukses dari Negara Maju di Dunia

Budayabangsabangsa.com – Jakarta. Senin

Amerika Serikat, Jepang, Korea, Taiwan, Malaysia, Taiwan , dan China merupakan negara negara maju dunia yang sudah dikatagorikan Sukses, Indonesia perlu mengambil pelajaran sukses dari beberapa negara tersebut.

Melalui tulisan resmi yang di dapat media ini di kantornya di Wisma Sudirman beberapa waktu lalu di sampaikan : pada kurun waktu abad ke 17 , nama nama ke enam negara belumlah mengukir sejarah dunia.

Pada waktu itu nama nama yang di kenal di jagad raya barulah, Kerajaan Inggris Raya, Perancis, Jerman, Belanda, Belgia, Italia dan Turki. Pada waktu itu mereka berlomba lomba memperluas sayap sampai ke Asia. Amerika, dan Australia, keadaan ini diperkuat lagi dengan adanya Revolusi Industri di Kerajaan Inggris Raya yang kemudian menyebar ke seluruh Eropa.

Pada tahun 1776_ Amerika Serikat memproklamirkan diri sebagai negara Republik di benua Amerika, dan kemudian mulai abad ke 19, 20, dan sampai sekarang abad ke 21, Amerika Serikat masih menjadi penggerak utama ekonomi dunia.Apa yang di perbuat oleh Amerika serikat, ialah mengambil kebijakan kebijakan yang bertujuan membuat rakyat Amerika Serikat menjadi kaya, terampil dan cerdas, tenaga tenaga muda disuruh ke Barat dan mereka di beri tanah yang mereka mauhi. Dalam film film Westem, selalu diperlihatkan bahwa seorang pendatang penghuni baru di negara bagian, Colorado misalnya si pendatang itu memacu kudanya berlari ke barat, timur , utara dan selatan sambil menanamkan patok patok perbatasan tanah yang di mauhinya . Kemudian melapor ke Badan Pertanahan Nasional lalu di berikan Sertifikat dan bahan tambang apa saja yang dibawah tanah ini adalah milik nya, dan sepenuhnya di akui dan dilindungi oleh negara.

Bentuknya pemerintah Federal mengambil kebijakan sejak saat itu, sampai saat ini , pelatihan dan pendidikan sepenuhnya dibiayai oleh negara akhirnya sekolah gratis dan tersedia beasiswa akibatnya rakyat amerika menjadi kaya , trampil dan cerdas.

Kevijakan yang sama di ikuti oleh negara Jepang pada abat ke 19 oleh Meiji yang terkenal dengan nama Meiji Restoraso. Kepada penduduk Jepang di berikan tanah berserti fikat dan apa yang ada di bawah tanah ada lah jadi milik mereka yang punya tanah. Kemudian pendidikan dan pelatihan di biayai oleh negara.

Kebijakan yang sama di ikuti Korea Selatan pada era 1960 an oleh Park Chung He, Taiwan oleh Chiang Kai Sek, Malaysia pada zaman Tun Abdul Razak di tanun 1970-an serta Negara China di tahun 1990 oleh Deng Xiau Ping akibat nya semua negara itu sekarang sudah menjadi penggerak ekonomi dunia.

Kapan indonesia akan masuk kategori Gang Enam Negara ( the gang of the six countris)? Jawaban nya kapan sepenuh nya mencontoh pelaksana kebijakan seperti mereka laksanakan.

Marzuki Usman, mantan Mentri Pariwisata dan Seni Budaya, mantan Mentri Kehutanan, mantan Menteri Negara dan Investasi , mantan Komisaris Utama Bursa Efek Jakarta, Penasehat Bursa Efek Indonesia sampai ahir hayat.

[Sastra Suganda]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*