Lokasi Sementara Tempat Pembuangan Sampah di Depan Kuliner Seafood Binaan UMKM Jakarta Utara JU 56 Jalan Ketel Kalijapat.

Budayabangsabangsa.com, Jakarta

(12-9-2019) Jalan ketel kalijapat kelurahan ancol kecamatan pademangan Jakarta Utara , sisi jalan atau tepian kali jalan tersebut dipergunakan sebagai tempat buangan sampah dari truk-truk bernopol hitam dan dilakukan pada malam hari.

sampah3Tepat di depan lokasi sementara JU 56 kuliner ikan bakar dijadikan tempat pembuangan sampah yang sangat mengkhawatirkan, karena ada dampak negatif bagi pedagang kuliner binaan UMKM Walikota Jakarta Utara, dimana sisi tepi jalan tersebut awalnya sebagai penumpukan bahan material sudin atau dinas tata air yang mengerjakan proyek tapi setelah bahan material tersebut sudah tidak ada dan tergantikan jadi tumpukan sampah.

Informasi yang didapat Budayabangsabangsa.com dari pejabat terkait Sudin kebersihan dan lingkungan hidup, sampah tersebut di duga dari buangan sampah bongkaran sementara dari kolong tol lodan, pasar jongkok dan juga diduga atas perintah pejabat kecamatan.

Seorang Pengurus kuliner JU 56 mengatakan kepada Budayabangsabangsa.com, coba menanyakan dari mana asal sampah tersebut kepada sopir truknya yang membuang sampah tidak mau menjawab. ” saya tanya bang ke sopirnya dari mana asal sampah dan siapa yang suruh tapi tidak menjawab, malah ngasih uang RP. 10.000 bang supaya kita nggak fotoin, hahahaaha.” jelas MGR.

“Dan saya sudah laporkan kejadian ini ke pengurus inti kuliner seafood JU 56 agar segera ditindaklanjutin ke petugas terkait, agar tidak berdampak ke kuliner ini ,bang.” jelas MGR.

Untuk kebenaran ini dan penyelesaian masalahnya Budayabangsabangsa.com mendapat jawab dari Bapak Camat pademangan Mumu Mujtahid melalui media sosialnya, ” Betul bang, sifatnya sementara karena depo belum bisa menampung kayu-kayu tersebut.” terang mumu

” Tempat itu kan memang sudah saya rencanakan ditata untuk taman dan jogging track, Karena depo ancol utamakan sampah warga maka sementara di situ dulu. Setelah tuntas atau bersih di kolong tol LH akan angkut, karena di situ sudah saya rencanakan untuk ditata melanjutkan yang sudah saya mulai sejak Oktober tahun lalu sebagai pusat tanaman hias, kuliner dan olahraga serta taman. Demikian bang Zul.” penjelasan mumu camat pademangan.

Terkait pembuangan sampah sementara tersebut diketahui oleh camatnya dan juga Kasatpel Kebersihan dan Lingkungan hidup, semoga cepat terselesaikan, karena sampah sudah mulai jadi masalah di Jakarta Utara khususnya dan DKI Jakarta umumnya yang walau demikian warga maupun perusahan membayar retribusi sampah.

(Zul)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*