LBH HADE Indonesia Raya, Tempat Warga Terbelit Masalah Hukum Meminta Bantuan

LBH HADE Indonesia Raya, Tempat Warga Terbelit Masalah Hukum Meminta Bantuan

Budayabangsabangsa.com – Jakarta Senin, (2/10/2017)

Kanwil Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta bersama Kantor Hukum HADE & Rekan serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) HADE Indonesia Raya sosialisasikan Undang-Undang (UU) RI Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum di Aula Yayasan Rahmatan Lil’ Alamin kawasan Pondok Kelapa Jakarta Timur.

Sosialisasi Undang-Undang (UU) RI Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum ini sebagai bentuk kehadiran negara di masyarakat yang berbunyi:

a. bahwa negara menjamin hak konstitusional setiap orang untuk mendapatkan pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum sebagai sarana perlindungan hak asasi manusia;

b. bahwa negara bertanggung jawab terhadap pemberian bantuan hukum bagi orang miskin sebagai perwujudan akses terhadap keadilan;

c. bahwa pengaturan mengenai bantuan hukum yang diselenggarakan oleh negara harus berorientasi pada terwujudnya perubahan sosial yang berkeadilan.

Diikuti sebanyak 53 warga binaan yayasan dari berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya, kegiatan ini begitu istimewa dengan dikenakannya batik sebagai drescode karena bertepatan dengan Peringatan Hari Batik Nasional tanggal 2 Oktober 2017.

LBH HADE Indonesia Raya, Tempat Warga Terbelit Masalah Hukum Meminta Bantuan Image 2017-10-03 at 10.18.04

Erinawita, SH,.MH selaku narasumber dari Kanwil Kemenkum dan HAM mengatakan “Sosialisasi tentang bantuan hukum ini bertujuan agar para warga tidak mampu bila terkena masalah hukum bisa mendapatkan program bantuan hukum secara gratis.”

Bantuan dimulai dari penyidikan sampai putusan sesuai UU Nomor 16 Tahun 2011 melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang telah terverifikasi dan terakreditasi oleh Kementerian Hukum dan HAM.

“Bantuan hukum gratis buat masyarakat miskin yang tersangkut masalah hukum dengan jenjang melalui ketua RT/RW diberikan rekomendasi oleh lurah kemudian akan dilakukan verifikasi oleh LBH yang ditunjuk untuk selanjutnya dilakukan bantuan hukum,” papar Kasubbid Penyuluhan Hukum dan Bantuan Hukum Erinawita, S.H., M.H.

” Yang paling sering ditemui di 267 kelurahan¬†terdapat permasalahan pengguna dan pengedar narkoba, KDRT, Pelecehan seksual serta masalah sosial. 75%¬†yang ditangani oleh para LBH adalah¬†permasalahan pengguna dan pengedar narkoba. Namun bantuan hukum ini gratis hanya untuk masyarakat pra sejahtera atau miskin bukan permasalahan hukum yang terkait korupsi dan narkoba” tutur Erinawita menambahkan.

Di penyuluhan ini juga ada sesi tanya jawab terutama masalah yang terkait dengan kehidupan sehari-hari seperti permasalahan agraria, batasan hukum antara mendidik dan kekerasan, UU lalu lintas dan Korupsi.Kaitan dengan LBH HADE Indonesia Raya yang belum terverifikasi dan terakreditasi di Kemenhum dan HAM, Erinawita mengatakan :
“Kegiatan ini salah satu syarat verifikasi dan akreditasi agar tahun 2018 sudah didapat dari Kemenkum dan HAM, maka LBH HADE Indonesia Raya harus punya kegiatan 2 tahun kebelakang, mempunyai minimal 10 pengacara, mempunyai SK, AD/ART, Susunan Organisasi, dan mempunyai Program Kerja.”

Sementara itu ketua umum LBH HADE Indonesia Raya, Hendra Efendi. S.H., M.H mengatakan “Program kedepan LBH HADE Indonesia Raya akan mengadakan penyuluhan hukum dengan bekerjasama dengan lembaga hukum dan lembaga pemerintah lainnya seperti, Kepolisian, Kejaksaan, Mahkamah Agung (MA), Badan Narkotika Nasional (BNN), 0mbudsman dan membangun 2 stake holder, yang pertama Kantor Hukum HADE & Rekan yang orientasinya profit oriented, dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) HADE Indonesia Raya yang berorientasi sosial/bantuan hukum.”

Sampai berita ini diterbitkan, Kantor Hukum HADE & Rekan serta LBH HADE Indonesia Raya sudah menangani 17 perkara, dimana 70% bantuan hukum, dan 30% yang perkara berorientasi profit yang terdiri perkara perdata, pidana, ketenagakerjaan dan peradilan agama.

“Semoga dengan adanya penyuluhan ini, terbuka wawasan bagi masyarakat terkait dengan keilmuan masalah hukum, dan dengan kita paham dan banyak tahu hukum, otomatis menjadi pribadi yang disiplin dan taat hukum” ujarnya menutup wawancara.

[Eko Budiarso]

About Redaksi 454 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

3 Comments

  1. Alhamdulillah semoga HADE & rekan bisa terus mewarnai dalam membantu masyarakat yang terjerat hukum agar bisa terselesaikan dengan baik

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*