Ketua Persatuan Betawi Jakarta Hadiri Perayaan 1 Syuro di Al-Zaytun

Ketua Persatuan Betawi Jakarta Nur Rochmat (kanan) saat menghadiri Peringatan 1 Syuro 1441 Hijrah di Al-Zaytun, Minggu (1/9)

Budayabangsabangsa.com-Indramayu, Ahad.

“Sudah dua kali kemari (Al-Zaytun),” ucap Nur Rochmat membuka perbincangan dengan kami usai menghadiri Perayaan tahun baru Islam,   1 Syuro 1441 Hijrah di Masjid Rahmatan Lil ‘Alamin,  Al-Zaytun Gantar Indramayu,  Ahad (1/9).

Dia mengaku tertarik dengan program dan karya yang telah dibangun Syaykh Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang di Kampus Al-Zaytun.

“Saya sangat tertarik waktu pertama kali datang ke Al-Zaytun (1 Syuro tahun lalu), sangat memotivasi, bisa timbul inspirasi baru,” sambung Lelaki berpakaian khas Betawi ini

MB3 - Image 2019-09-01 at 18.41.30

Ketua Persatuan Betawi Jakarta ini menilai apa yang dilakukan Al-Zaytun ini merupakan wujud dari semangat kemandirian bangsa.

“Selama ini saya coba menjalani kemandirian (ekonomi mandiri), bagaimana kemandirian kita bangun ternyata ada yang lebih dulu dan lebih jauh, seperti yang syaykh bilang tadi,” lanjut Nur.

Nur menambahkan, apa yang dikatakan syaykh adalah rill. Membangun itu tidak cukup dengan kata-kata tetapi bukti.

“Dan Syaykh sudah membuktikan itu,” katanya.

“Sangat setuju dengan apa yang bilang syaykh Panji (saat memberi orasi kebangsaan). Acara ini adalah simbol persatuan, kita bisa melihat kebhinnekaan disini (Al-Zaytun).

Saat ditanya apa tindak lanjut dari kunjungan hari ini ke Al Zaytun, ingin suatu saat mengajak rekan-rekannya di Persatuan Betawi Jakarta untuk melakukan Study Tour ke Al Zaytun.

“Study tour bersama-sama teman membuka wawasan pemikiran mereka. Yuk seperti apa kemajuan disini, syaykh aja sudah memikirkan masalah air untuk dua puluh tahun kedepan,”ucap Nur semangat.

Ke depannya, lanjut Nur,  bisa diadakan kerjasama menjual produk Zaytun. Yang katanya, sudah ada Koperasi Desa Kota Indonesia.

Ini harus disebarluaskan kepada masyarakat,”pungkasnya.

(hatta)

Redaksi
About Redaksi 758 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

1 Comment

  1. Alhamdulillah kehadiran dari semua pihak baik ummat muslim maupun non muslim membuat kami sebagai bangsa Indinesia bersyukur dipersatukan dari berbagai suku agama budaya dan ras kulit hitam ataupun putih kami satu bangsa satu negara dan satu bahasa yaitu Indonesia yg akan tetap berketuhanan Yang Maha Esa dan adil makmur dan ber UUD’45 kemerdekaan telah kita raih oleh karena pembangunan di segala bidang harus dijalankan di bumi pertiwi tanah yang suci dan sakti oleh karena itu toleransi dan perdamaian wajib kita tanamkan dijiwa bangsa Indinesia ini

    MERDEKA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*