Kapolres Jakarta Utara Pimpin Apel Siaga Banjir

Budayabangsabangsa.com – JAKARTA, Banjir menghantui Ibu kota negara Republik Indonesia pada setiap tahunnya, yang paling mengerikan banjir siklus lima tahunan, hampir seluruh Jakarta tenggelam pada siklus lima tahunan, bagi sebagian warga Jakarta banjir bagaikan permadani kehidupan, Pemerintah Provinsi Jakarta harus belajar kepada Developer Agung Sedayu, karena dimana saja Developer ini membuat perumahan, pasti tidak banjir, banjir merupakan polemik para pejabat, pengamat dan pemerhati linfkungan pada setiap tahunnya.

Berbagai macam cara sudah ditempuh Pemprof DKI Jakarta untuk mengatasi banjir, Fauzi Bowo membangun Banjir Kanal Timur (BKT), Basuki Tjahaja Purnama melakukan normalisasi kali – kali diseluruh Jakarta dan merelokasi warga yang tinggal di bantaran kali, ini semua belum mampu mengatasi banjir di Ibu Kota.

Minggu (06/12) Jakarta kembali diguyur hujan, bagi penduduk Indonesia di pedesaan, hujan disambut baik dengan bercocok tanam, namun bagi warga Jakarta hujan adalah momok yang sangat menakutkan, Lurah, Camat terlihat turun ke jalan – jalan guna memastikan saluran air agar tidak tersumbat sampah, tidak hanya pejabat muspika yang sibuk antisipasi banjir di Ibu Kota.

Senin ( 7/12/2015) tepat di halaman Ecovention Ancol Jakarta Utara Apel siaga banjir, digelar dan dipimpin oleh Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Susetio Cahyadi, apel dihadiri oleh seluruh anggota Tim gabungan antisipasi banjir yang terdiri dari Tim Taman Impian Jaya Ancol, Tim Kecamatan Pademangan, dan Tim Polsek Pademangan, total Tim Antisipasi banjir adalah 500 orang.

Dalam Apel siaga banjir tersebut diperlihatkan peralatan seperti, perahu karet 2 unit, 1 unit jhondeer, 1unit mobil ambulan, 3 unit truck sampah, 1 unit genset, dan yang terakhir 10 buah pelampung kesemuanya itu di persiapkan untuk penanggulangan banjir bila mana terjadi, selain itu dipersiapkan pula posko banjir yang terletak di 3 titik tempat yaitu, di polsek pademangan, kecamatan pademangan dan Taman Impian Jaya Ancol.

Setelah apel selesai Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol. Susetio Cahyadi mengadakan pengecekan peralatan siaga banjir, kepada awak media Sisetio Cahyadi menjelaskan," Apel besar ini di adakan untuk koordinasi persiapan kedatangan banjir, apel ini juga bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif banjir, khususnya wilayah pademangan yang paling sering dilanda banjir, disetiap kecamatan berpedoman pada 3 pilar yaitu, TNI, POLRI, dan Pemerintah sudah membuat simulasi yang merupakan lanjutan ditahun yang lalu,serta di selanjutnya baru di buat langkah-langkah, Apel besar yang melibatkan 500 personil ini lebih mengutamakan menyamakan persepsi, semua atribut di tanggalkan dan harus bersama-sama bahu membahu bekerja sama untuk kepentingan masyarakat" tuturnya.

Ia juga menambahkan,"Saat ini memang bukan zamanya mementingkan golongan, warna kulit ataupun agama, segala kesulitan bila kita bersatu dan bersinergi pasti bisa teratasi, Bhineka Tunggal Ika adalah modal dasar kita sebagai bangsa dan negara kepulauan, bila hal itu terwujud Indonesia akan menjadi bangsa yang besar dan disegani oleh dunia.(Muryanto)

About admin 269 Articles
Seorang Admin Yang Hobi dengan Berita dan Web Programming

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*