IKAPRI Tidak Boleh Lost Generation

Budayabangsabangsa.com – JAKARTA, Sebuah organisasi yang didirikan oleh tokoh tahun 50 an ini melantik kepengurusan yang baru, Ikatan Anak Priok (IKAPRI), menurut tokoh pendiri IKAPRI Basuki Wardoyo, organisasi ini berdiri dari keprihatinan tokoh Tanjung Priok pada saat itu, Priok adalah jalur perdagangan antar negara, mengapa anak priok tidak ada yang duduk sebagai Syahbandar misalnya, atau apalah, sehingga anak priok sejahtera, katanya. "saya berwasiat kepada saudara – saudara yang hari ini dilantik," ahiri main – main, anda semua harus serius membesarkan IKAPRI, kaderisasi harus berjalan, jangan biarkan IKAPRI ini lost generation," pesan nya disela – sela pelantikan pengurus IKAPRI yang baru di Kantor RW V Kelurahan Warakas Tg Priok Jakarta Utara Sabtu (12/03).

Pelantikan berlangsung lancar dan dihadiri unsur Binmas, Babinsa dan Kapolsek Tg. Priok Kompol Mangunsong yang sebentar lagi mengakhiri Jabatannya sebagai Kapolsek Tg. Priok. sementara itu dalam keterangan persnya, Ketua Umum IKAPRI terpilih Bimbo Umaryono, SE menegaskan," saya berkomitment untuk melakukan kaderisasi dalam organisasi ini, sehingga IKAPRI tidak mengalami lost generation, selain kaderisasi berjalan, saya akan melakukan perekrutan anggota IKAPRI yang berkualitas, berintegritas dan memiliki akuntabilitas tinggi, saya yakin dengan konsep seperti ini, IKAPRI akan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap bangsa dan negara, minimal Tg. Priok,"tegasnya.

Sedangkan Humas IKAPRI,Navis ditengah kesibukan – nya mengatur acara pelantikan mengatakan,"selaku humas saya akan semaksimal mungkin mempromosikan keberadaan IKAPRI ini melalui media sosial dan media – media cetak, online maupun elektronik, karena saya yakin, sebesar apapun sebuah kegiatan atau organisasi, tidak akan diketahui oleh khalayak ramai jika tidak ada publikasi dari media," tandasnya.(Redaksi)

About admin 269 Articles
Seorang Admin Yang Hobi dengan Berita dan Web Programming

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*