Ibu Satu Anak Curi Direst Area 59

Budayabangsabangsa.com – Bandung, Minggu 16-04-2017. Budaya lama jadi tontonan massa dilakukan oleh seorang Wanita, tempat kejadian di Rest Area 59, korban berteriak copet copet, hampir semua orang yang ada di lokasi itu berhamburan menuju tempat sumber teriakan. Keamanan /securty rest area langsung sigap untuk mengepung area, dengan cepat copet tertangkap dan umumnya pelaku tidak mau mengaku dengan alasan dompe yang ada padanya adalah hasil dari “Nemu”, masa langsung mengepung bahkan ada yang menjambak rambut si-copet (Budaya penghakiman tanpa putusan perkara – RED) demi keamanan akhirnya copet wanita tersebut dibawa ke pos satpam untuk di introgasi, namun ibu yang di tuding sebagai pengambil dompet tidak mau mengaku, Namun setelah di lakukan pengecekan di CCTV ternyata terbukti dia pelakunya dan barulah ia mau mengaku.
 untitled
Menurut Slamet Haryadi Security Rest Area menerangkan, “baru kali ini di sini ada copet selama saya bekerja di sini aman aman aja, paling ya cuma ada barang ketinggalan barangnya pun masih di simpan, siapa yang tahu yang kehilangan datang untuk mengambil barang namun sampai sekarang ga ada yang Datang, dan kami sudah menghubungi Polsek Wilayah Rest Area.” ungkapnya.
 gr
Hendra keluarga korban pencopetan menjelaskan kejadiannya, “awalnya Ibu Hendra dan Adiknya belanja di mini market, tiba tiba ada seorang Ibu memepet Ibu saya, lalu membuka dompetnya Ibu saya, kebetulan adik perempuan saya ada di belakang Ibu saya dan melihat kejadian nya secara langsung, namun saya mengikuti copet dari belakang lalu saya tegor, Bu itu kan dompet saya, ibu itu bukannya menjawab malah ketakutan mau lari, saya teriakin aja copet, langsung di kepung oleh masa, Alhamdulillah securtynya cepet tanggap dan ketangkap, saya himbau bagi pengunjung harap hati-hati bila mampir di rest area dari arah Bandung menuju Jakarta.’ ungkapnya.
[Sutarno].
Redaksi
About Redaksi 534 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*