Hamza Sadji,  Pengusaha Muda asal Aljazair yang Jatuh Cinta dengan Indonesia

Hamza Sadji Direktur Keuangan PT Prime Global International

Budayabangsabangsa.com, Jakarta–Ketika banyak anak muda seusianya yang menghabiskan waktu dengan travelling dan bersenang-senang, tapi tidak bagi Pria satu ini. Masih muda , tampan dan punya banyak unit bisnis, pria kelahiran Aljazair ini justru sibuk menjalankan bisnis dan sejumlah aktivitas Charity di masyarakat.

Dia adalah Hamza Sadji, Pria kelahiran Aljazair pada 16 April 1993 yang lalu merupakan putra sulung dari DR Hamou Abdallah Sadji seorang pengusaha sukses yang sudah 7 tahun menetap di Indonesia. Berbeda dengan ayahnya, Hamza justru belum lama tinggal di Indonesia, baru satu tahun. Waktunya banyak dihabiskan di luar negeri yakni USA, Perancis dan Maroko mendalami tentang manajemen dan keuangan perusahaan.  Meski begitu, Hamza mengaku senang dan jatuh cinta dengan Indonesia, baik dalam hal budaya, seni maupun keramahan masyarakatnya.

Hamzah sadji (kanan) sedang berdiskusi dengan Andy selaku Manajer Marketing Al Wahid Tour & Travel.
Hamzah sadji (berkemeja putih) sedang berdiskusi dengan Andy selaku Manajer Marketing Al Wahid Tour & Travel di Kantor Al Wahid Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat, Kamis (13/9/2018)

Saat ditemui di Kantornya di Jalan KH Mas Mansyur No.42 Tanah Abang Jakarta Pusat, Ia banyak bercerita mengenai ketertarikannya dengan dunia usaha dan Charity (sosial).

“Saya sudah banyak berkeliling didunia dan saya melihat Indonesia berbeda, saya senang dengan sikap kekeluargaan dan keramahan orang-orang Indonesia.” Ucap Hamzah sambil tersenyum.

Hamza mengaku senang dan nyaman tinggal di Indonesia karena budaya dan sifat ramah murah senyum dari masyarakat Indonesia. Hal lain yang membuatnya tertarik karena mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim sebagaimana negari asalnya Aljazair.

Bagi Hamza, Indonesia bukan hanya tempat tinggal dan menjalankan bisnis tapi  juga tempat melakukan berbagai kegiatan charity (sosial) seperti donasi dan bantuan kepada masyarakat.  Khususnya Pada bulan ramadhan ia sering membagi-bagikan makanan untuk berbuka puasa ke masjid-masjid.

Selain itu, Hamzah juga sedang menjalankan usaha keluarga miliknya bernama Al Wahid Tour & Travel, sebuah Perusahaan Penyelenggara Perjalan Ibadah Umrah (PPIU). Perusahaan ini didirikan dengan kental spirit membantu bukan sekedar mencari keuntungan. Itu dibuktikan dengan adannya program umrah gratis dan pogram umrah murah. Rencananya Al Wahid akan memberangkatkan 12 orang jamaah Pada bulan Oktober tahun ini secara Cuma-Cuma.

“Yang paling penting bagi kami bukan uang (profit), tapi sosial untuk menolong dan memfasilitasi jamaah menuju makah dan Saudi Arabia,” ucap Hamzah.

Ia menambahkan, “Target kami bukan kepada orang-orang kaya tapi mereka yang ingin umrah tapi punya sedikit uang,” lanjut Hamza.

Terakhir, Hamza berpesan agar pemerintah Indonesia bisa membangun komunikasi dua arah dengan Perusahaan Penyelenggara Perjalan Ibadah Umrah yang ada di Indonesia, karena mereka kata Hamzah juga berperan menyumbang devisa bagi negara.

“Al wahid adalah perusahaan yang sangat serius dan berharap bisa bermitra dengan pemerintah,” pungkas Hamza. (HT)

Redaksi
About Redaksi 570 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*