Buntut Diskriminasi terhadap wartawan Di Acara Vaksinasi SMKN 56 Jakarta Utara

IMG-20210303-WA0030
Budayabangsabangsa.com, Jakarta utara, pelaksanaan vaksinasi di SMKN 56 Pluit Jakarta Utara Oleh Pihak Puskesmas Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara pada(1 Maret 2021), yang dihadiri Oleh Camat Penjaringan, menyisakan “cemoohan” Awak Media On line yang tidak diperkenankan masuk untuk meliput acara tersebut.

Alasan pihak penyelenggara dan keamanan(Polisi) hanya satu media TV saja yang di Undang dan boleh meliput masuk.
Screenshot_20210303_150039
Wartawan cetak dan online yang tergabung dalam Keluarga Besar Balai Wartawan Jakarta Utara(KBBWJU) sudah memperkenalkan diri serta mengatakan dapat undangan meliput dari kominfo kota Jakarta Utara.

Ediyanto dari media online mengajukan keberatan atas tindakan pelarangan masuk lokasi vaksinasi covid-19 bagi lansia di SMKN 56 Jakarta, tidak dihiraukan dan bahkan satpam sekolah langsung mengunci pagar sekolahannya.
Screenshot_20210303_150126
“kami wartawan kbbwju ingin meliput, mengapa kita tidak diperbolehkan masuk, ini melanggar UU Pers no.40.tahun 1999” ucap edi.

Pada saat kami mau wawancara minta klarifikasi, pihak Satpol PP, Polisi, menghindar dan akhirnya media tidak mendapatkan hasil liputan, dan satpam yang bekerja di SMKN 56 tetap tidak mengizinkan masuk dengan alasan dari pihak kesehatan tidak memperbolehkan kami untuk meliput di SMKN 56 Pluit timur raya, lanjut edi.

Kami merasa sebagai jurnalis yang telah melakukan tugas merasa dihalangi oleh pihak keamanan yang bertugas dikegiatan vaksinasi covid-19 SMKN 56 Jakarta utara.

Permasalahan ini sudah dikonfirmasi kepada Kasudin Kesehatan Jakarta utara Yudi Dimyati(3/3) dan menjawab akan diklatifikasi ke kapuskes kecamatan dan mengarahkan langsung menghadap kepala puskesmas.

“langsung saja pak ke puskesmas kecamatan Penjaringan, Saya kan tidak ada dilokasi jadi tidak tahu situasi yang terjadi” ucap Yudi.(zul)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*