BPKH Tetapkan BPS- BPIH Sebagai Pengelola Dana Haji

Budayabangsabangsa.com – Jakarta, Rabu.

Badan pengelola Keuangan Haji (BPKH) menetapkan BPS- BPIH sebagai  Bank penerima setoran biaya penyelenggaraan haji yakni untuk periode April 2018- Maret 2021.

BPS- BPIH akan di fungsikan tidak hanya penerimaan setoran awal, pembatalan dan setoran lunas jamaah haji, tetapi juga untuk fungsi penempatan, likuiditas, operasional,nilai manfaat dan mitra investasi.

Jumlah BPS-BPIH yang di tetapkan adalah 31 bus/ UUS, terdiri dari 23 BPS – BPIH penerimaan, 3 BPS – BPIH operasional, 7 BPS – BPIH penempatan, 6 BPS – BPIH nilai manfaat dan 11 BPS – BPIH investasi, BPS – BPIH di tetapkan sesuai dengan UU 34/2014, PP 5/2018, persyaratan sebagai BPS-BPIH adalah memenuhi persyaratan kesehatan bank, persyaratan teknologi informasi dan virtual account, pengembangan produk, permodalan, jumlah jamaah dan kemampuan cash management.

Anggito Abimanyu
Kepala Badan Pelaksana Haji  Anggito Abimanyu usai Menjadi Pembicara Di sebuah Diskusi di Jakarta,  Rabu (28/2)

Kepala Badan pelaksana Anggito Abimanyu mengatakan, “BPKH bersama BPS – BPIH yang terpilih akan bekerjasama untuk menambah dana kelolahan dan nilai manfaat untuk meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji dan kemaslahatan umat, kerjasama  BPKH dan BPS-BPIH tidak terbatas pada pelayanan penerimaan setoran BPIH tetapi juga  dalam pengelolaan nilai manfaat dan investasi baik investasi langsung maupun investasi pembiayaan syariah dan lainnya,”katanya.

BPKH siap bersinergi dengan bank BRI, bank mandiri dan BNI dalam memperluas layanan keuangan syariah bagi jamaah haji,
Harapan beliau semoga layanan keuangan syariah akan terus bertambah dan dapat melayani jamaah haji yang tidak terlayani oleh BUS/UUS di seluruh pelosok Indonesia. Di harapkan akan mampu melayani tambahan lebih dari 550 Ribu jamaah  baru setiap tahun.

Pada Februari 2018, seluruh dana/pengelolaan keuangan haji di BPS-BPIH telah di pindahkan dari kementerian agama kepada BPKH, dan BPKH mendapat dukungan dari DSN-MUI mengenai akad wakalah jamaah haji, penjamin LPS dari LPS bersinergi dengan kemenag dalam pengelolaan BPS-BPIH dan pelaksanaan BPIH, kerja sama dengan OJK dan Bank Indonesia mengenai pengelolaan keuangan syariah, Pungkas Anggito Abimanyu.

(Sutarno)

About Redaksi 454 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*