BPI KPNPA RI Gelar Workshop Sehari Bersama KPK Di Provinsi Banten,

Budayabangsabangsa.com – Banten, Rabu.

Permasalahan korupsi di Negara kita berkaitan dengan tindakan para Pejabat Publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar dan tidak legal terkait penyalahgunaan kewenangan dari aturan yang berlaku, serasa tidak aneh lagi didengar di telinga kita.

Mencermati dan menyikapi maraknya korupsi di negeri tercinta ini, tentunya butuh kepedulian dari beberapa pihak, baik masyarakat ataupun lembaga lain untuk saling memantau, mengawasi, mengkritisi ataupun memberikan saran ke para Penyelenggara Negara terkait, guna mengantisipasi terjadinya hal buruk yang akan terjadi.

Namun tentunya tidak semua orang maupun lembaga tertentu mahir dalam mengupas, mengusut sekaligus menindaklanjuti ke pihak berwenang, manakala tanpa dibarengi dengan kompetensi yang handal dan mumpuni. Pastinya perlu sebuah wawasan, ilmu dan strategi yang matang dalam mendalami dan memahami untuk membasmi segala bentuk kejanggalan untuk menyelamatkan NKRI dari bahaya laten korupsi.

pi knpA Image 2018-01-17 at 22.42.17

Untuk itu, kegiatan semacam workshop ataupun seminar sangatlah dirasa perlu, di mana dalam kegiatan ini, pemberian ilmu Tips Trik sesuatu yang sifatnya mengajak, mendorong seseorang untuk melakukan tindakan adalah kata kuncinya.

Sebagai sebuah lembaga yang independen dan terpercaya, BPI KPNPA RI (Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia) tentunya ingin berkiprah lebih jauh dalam mengusut tuntas segala permasalahan yang ada, sebagaimana sebuah slogan : “Berani Jujur Hebat ! BRAVO BPI KPNPA RI ! Kejujuran Dimulai Dari Diri Pribadi”

Setelah sebelumnya, Wagub Banten, H. Andika Hazrumy, mendukung penuh rencana kegiatan “Workshop Sehari Bersama KPK”, di Pendopo Gubernur Banten dengan mengumpulkan seluruh SKPD yang ada di Provinsi Banten, pada hari ini, Rabu, 17 Januari 2018, acara Workshop Sehari Bersama KPK, resmi digelar.

Hadir pada acara tersebut : Gubernur Banten yang mewakilinya, KPK, Ketua DPRD Provinsi Banten dan yang mewakilinya, jajaran Muspida, Dandim, Danrem, Koramil, Polda, Polres, Polsek, para Kepala SKPD Provinsi Banten, dan tamu undangan lainnya.

Diawal sambutan, Drs TB Rahmad Sukendar, SH. MH, selaku Ketua Umum BPI KPNPA RI mengungkapkan, kita sangat miris dengan maraknya praktek korupsi di Indonesia. Dalam hal ini, BPI KPNPA RI telah dan sering menindaklanjuti dari Pulbaket dan BPI bisa menghantarkan beberapa kasus besar, seperti kasus di beberapa Kementerian. Semoga dengan adanya workshop ini bisa bermanfaat dan menjadi acuan, agar Provinsi Banten setidaknya terminimalisir dari Tindak Pidana Korupsi.

BPI KNPA Image 2018-01-17 at 22.42.20

Karena terus terang saja, bahwa saat ini pun BPI KPNPA RI sedang mengumpulkan data-data terkait banyaknya laporan aduan masyarakat perihal maraknya pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum Penyelenggara Negara dan juga adanya temuan beberapa kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di beberapa dinas terkait di Pemprov Banten, tandas Rahmad.

Fluktuasi anggaran berkembang dengan cepat. Tentu perlunya pemantauan dan pengawasan dari beberapa elemen. Di mana banyak sekali penyimpangan. Dalam hal ini, kiprah BPI adalah proses preventif atau pencegahan. Untuk itu, perlu adanya sinergitas dari beberapa pihak, contohnya adalah dengan dibentuknya wadah sinergitas di Provinsi Banten, kata Kombes Erwin C Rusmana, selaku Ketua Pembina BPI KPNPA RI.

Untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) internal di BPI, Alhamdulillah, BPI Provinsi Banten sudah mempelopori kesinergian. Semoga apa yang dilakukan dan diprakarsai oleh Provinsi Banten, bisa menjadi acuan dan contoh bagi provinsi lain, tandas Erwin.

Sambutan dari Gubernur Banten, yang dalam hal ini diwakili oleh ASDA 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Anwar Mas’ud, M.Si, menuturkan, Pemerintah Provinsi Banten dalam rangka upaya pencegahan korupsi, menggandeng KPK. Tentunya, kami pun selalu berusaha keras dan berkomitmen untuk menghilangkan yang namanya korupsi di Provinsi Banten. Hal ini sebagaimana arahan Bapak Gubernur Banten yang seringkali digembar-gemborkan pada jajaran nya, ringkas Mas’ud yang sekaligus membuka acara seminar tersebut.

BPI KNPN Image 2018-01-17 at 22.42.19

Ada tiga hal yang perlu dipelajari oleh rekan-rekan BPI. Yang pertama, pelajari dulu manajemen resiko, kemudian yang kedua, mampu mengendalikan beberapa aspek, dan yang ketiga, diharap secara internal BPI mampu menjadi tata kelola yang baik. Agar BPI menjadi basic anggaran dan SDM sehingga mampu dalam pelayanan berbagai hal yang baik. Demikian disampaikan Brigjen Drs Bambang Rudi, mewakili Irwasum POLRI.

Bambang menuturkan, kami dari jajaran Polri sangat bangga dan mengapresiasi atas kiprah dan kinerja BPI KPNPA RI yang sudah banyak menghantarkan dan menindaklanjuti beberapa kasus korupsi.

Tiba di acara pamungkas, Amir Arif, selaku Satgas Dumas KPK, memaparkan. Membangun ideologi itu sulit. Namun lebih sulit lagi mempertahankan reputasi atau nama baiknya. Dan BPI diharapkan mampu menjaga reputasi tersebut, jangan sampai karena nila setitik jadi rusak susu sebelanga.

KPK cenderung mengendus indikasi korupsi yang bigfish, dengan tidak pandang bulu. Tak ada kata setengah hati dalam memberantas korupsi, kata Arif.

Upaya pencegahan korupsi adalah tugas besar. Namun tentunya perlu ke-sinergi-an beberapa pihak, agar Indonesia bersih dari korupsi dan maju bersama KPK, ringkas Amir Arif, dalam beberapa pemaparan diakhir bahasan.

(Sastra S)

About Redaksi 454 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*