BNN Bersama GERAM Kampanye Stop Narkoba di Lokasi Car Free Day Sudirman

Gerakan Rakyat Anti Madat (Geram) bekerjasama dengan BNN

Budayabangsabangsa.com- jAKARTA. Minggu (4/12/2016) Maraknya penyalahgunaan dan peredaran Narkotika, Zat Psikotropika dan Obat-obat terlarang (Narkoba) akhir-akhir ini sangat mengkhawatirkan. Mereka tidak bisa lagi dilawan dengan cara biasa-biasa saja. Harus ada upaya tegas dan masif yang melibatkan semua baik pemerintah maupun masyarakat.

Badan Narkotika Nasional (BNN) kini menyadari, bahwa tidak cukup hanya pemberantasan dan rehabilitasi semata yang dilakukan namun juga harus ada upaya lainnya yakni pencegahan dan pemberdayaan masyarakat. Hal itu, mau tidak mau wajib dilakukan jika ingin menekan jumlah para pemakai dan pengedar narkoba yang telah menunjukkan angka kenaikan dari tahun ke tahun. Jika kita melihat data yang dikeluarkan oleh BNN bahwa pada tahun 2016 jumlah pengguna narkoba di Indonesia naik sebesar 40 persen dibanding tahun sebelumnya yakni sebanyak 1,7 juta jiwa, 943 ribu diantaranya pecandu berat. Dilaporkan juga, 50 orang mati sia-sia setiap harinya.

Sebagai bentuk kepeduliaan, Gerakan Rakyat Anti Madat (Geram) bekerjasama dengan BNN menginisiasi kegiatan kampanye anti Narkoba seperti yang hari ini digelar di Dukuh Atas, Jalan Protokol Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (4/12/2016) pagi tadi.

Atraksi seni dan budaya dilakukan oleh anak-anak remaja seperti pencak silat, tari-tarian daerah serta musik kontemporer
Atraksi seni dan budaya dilakukan oleh anak-anak remaja seperti pencak silat, tari-tarian daerah serta musik kontemporer

Selain sosialisasi akan bahaya narkoba, acara juga diisi dengan berbagai atraksi seni dan budaya yang sebagian besar dilakukan oleh anak-anak dan remaja seperti pencak silat, tari-tarian daerah dan musik kontemporer.

Dari pihak BNN hadir antara lain Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Irjen Pol.Drs.H.Suedi Husein,SH. Didampingi Direktur Peran Serta Masyarakat Deputi Bidang Dayamas BNN, Dra.Sinta Dame Simanjuntak. Juga hadir Ketua Presidium Geram, Sopyan Ali. Dalam wawancara singkatnya bersama awak media, Suedi mengatakan bahwa BNN telah berupaya melakukan pemberantasan rehabilitasi. Meskipun begitu, menurutnya semua itu tidak ada artinya apabila tidak diiringi dengan upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat. “Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat Jakarta, sebagai barometer Indonesia bisa diingatkan akan bahaya narkoba, bangsa ini harus terhindar dari bahaya narkoba,” tutur Suedi.

Selanjutnya, Ia mengucapkan terimakasih pada Geram yang telah ikut berpartisipasi agar bangsa ini bisa Imun (memiliki daya kebal) terhadap bahaya dan pengaruh Narkoba. Sementara itu, Sinta menyebutkan bahwa cara pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan kepedulian (awarness) orang tua pada anak-anaknya. “Kasih sayang dirumah harus penuh, sehingga apabila anak-anak ada masalah akan kembali kepada orangtua,” kata Sinta.

Sinta berharap berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat yang hadir bisa memberitahu keluarga atau tetangga lainnya tentang bahaya narkoba.

(Tahir)

Redaksi
About Redaksi 610 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*