Aspirasi Tak Didengar Buruh Karawang Akan Geruduk Gedung Sate

Budayabangsabangsa.com – Karawang, Ribuan buruh Karawang dari berbagai Kawasan Industri dan Zona Industri  mendatangi Gedung Pemda Kabupaten Karawang, mereka konvoi menggunakan motor dan 5 buah MOKOM (MOBIL Komando) dari  Kawasan masing –masing dan kantor cabang Serikat Pekerja masing –masing.

Peserta demo yang melakukan aksi berasal dari berbagai organisasi buruh Serikat Pekerja seperti; FSPMI (FEDERASI SERIKAT PEKERJA METAL INDONESIA), KASBI (Kongres Aliansi Buruh Sejahtera Indonesia), KSPSI (Konfederai Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), PPMI (PERSAUDARAAN PEKERJA MUSLIM INDONESIA),dan juga dari SPSI (Serikat Pekerja Seluruh INDONESIA) . Para buruh tersebut datang dari berbagai Kawasan Industri baik Indotaisei yang di area timur,KIM,SURYA CIPTA yang ditengah ataupun KIIC bagian Barat.
Sumber informasi yang berhasil kami dapat dari seorang korlap aksi dari PC SPL FSPMI  Andry Sefyan mengatakan,”tuntutan kami adalah: meminta UMK Kabupaten Karawang berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak dan bukan berdasarkan PERATURAN PEMERINTAH no: 78/2015 mengapa? apabila PP78/2015 kenaikan hanya sebesar 8,25% dari tahun sebelumnya yaitu Rp 3.605.272 yang tentu jauh dari harapan buruh yaitu Rp.4.124.830 atau 23,8%,” tandasnya kepada awak media Rabu 16/11-16
Masa peserta aksi berkumpul dijalan utama depan Kantor Pemda Karawang dengan mendengarkan orasi-orasi dari MOKOM didepan mereka, sementara itu, Perundingan DEPEKAB (Dewan Pengupahan Kabupaten ) yang diwakili 25 orang terdiri dari unsur buruh, Apindo dan Pemerintah diketuai H Suroto SE selaku Kadisnaker Karawang, sayangbya Bupati Karawang tidak datang dalam pertemuan tersebut, kabarnya Bupati ada kunjungan Presentasi Program Jari Emas ke Italy.
Perundingan dimulai Rabu 16/11/16 pukul 9:00, namun tidak mencapai kesepakatan, kedua belah pihak, baik pihak buruh ataupun Apindo bersikukuh mengacu pada dasar dan pengajuan masing-masing, sifat egoisme menjadi penyebab gagalnya musyawarah.

whatsapp-image-2016-11-17-at-08-19-52

Perundingan berakhir pukul 16;30 yang kemudian dilanjut pembacaan hasil rapat tersebut didepan peserta aksi oleh Sekretaris  Cabang KC FSPMI, Resya Saptoni, tentu saja hasil rapat tersebut sangat mengecewakan buruh yang merasa tuntutannya tidak digubris. Karena tidak puas, mereka akan melanjutkan aksinya pada Hari Jumat 18 November 2016 ke Pemda Jabar di Gedung Sate Bandung dengan jumlah buruh yang lebih banyak, akhirnya buruh memebubarkan diri dengan tertib.

About admin 270 Articles
Seorang Admin Yang Hobi dengan Berita dan Web Programming

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*