Aruna dan Lidahnya, Kisah Persahabatan dan Kuliner Khas Indonesia

Budayabangsabangsa.com–Kamis,  Jakarta 20 September 2018

Satu lagi film yang mengangkat kekayaan kuliner Indonesia akan tayang di bioskop tanah air.  Film berjudul Aruna dan Lidahnya diproduksi oleh Palari Films.

Film ini dibintangi oleh aktor-aktris populer Indonesia seperti Dian Sastrowardoyo, Oka Antara, Hannah AI Rashid, dan Nicholas Saputra.

Aruna dan Lidahnya bergenre drama yang dibalut dengan komedi dan romantis yang mengalir santai dan relate dengan kehidupan sehari-hari.

Diadaptasi dari novel karya Laksmi Pamuntjak, “Aruna dan Lidahnya” berkisah tentang ARUNA (Dian Sastrowardoyo) yang ditugaskan menyelidiki wabah flu burung di Indonesia,  kesempatan tersebut digunakan untuk wisata kuliner di empat kota Indonesia yaitu Surabaya, Pamekasan (Madura), Pontianak, Singkawang.

Aruna berangkat bersama kedua temannya, BONO (Nicholas Saputra) dan NAD (Hannah Al Rashid). Kebetulan, saat di daerah Aruna bertemu dengan mantan rekan kerjanya bernama FARISH (Oka Antara). Benih cinta tumbuh kembali diantara mereka berdua.

Sementara ,dalam pekerjaan investigasinya mereka terlibat dalam perjalanan penuh  percakapan yang kadang lucu juga serius.

Di film panjang kelimanya ini, Edwin sang sutradara mengatakan, Film ini merupakan fllmnya yang paling banyak memuat makanan dan dialog. “Buat saya, manusia yang makan sambil ngobrol itu asik dilihat dan didengar. Obrolan di saat makan sering kali mempengaruhi rasa makanan yang kita makan. Demikian pula sebaliknya, rasa makanan yang kita makan bisa mempengaruhi kualitas obrolan kita di meja makan.” katanya.

Total 21 jenis makanan khas Indonesia yang menggugah selera ditampilkan diantaranya Rawon (Surabaya) dan Nasi Goreng sampai makanan yang hanya dapat ditemui di satu tempat seperti Campur Lorjuk (Pamekasan), Pengkang (Pontianak), dan Choi Pan (Singkawang).

Selain itu,  Film ini sangat sederhana dengan dialog yang natural cermin kehidupan sehari-hari yang diperankan para aktor.  Dialognya mengalir rileks dengan selipan canda dan kadang membuat gelak tawa.

“Di Indonesia belum banyak film yang  bercerita denga cara rileks, di film ini cerita dibuat rileks,   disuguhkan relate banget,” kata Dian Sastro.

Dian menambahkan,  bahwa kerja sama dengan Edwin adalah hal yang sudah lama diidamkan, “Saya mengenal karya Edwin sejak lama dan Ialu banyak belajar dari film ini karena proses kerja Edwin yang terbuka terhadap pendapat para pemain tentang karaktemya. Edwin adalah pendengar yang baik. Kami banyak berdialog tentang bagaimana sebaiknya membentuk karakter Aruna.”

Film ini potret sebuah persahabatan yang kadang tercipta dari meja makan. Hubungan antar manusia ditampilkan sealami mungkin. Sehingga mudah bagi penonton merasa terhubung dengan para karakternya.

Kekuatan lain di film ini adalah akting musik nostalgik yang ditampilkan. Penata musik Ken Jenie dan Mar Galo memilih Iagu-Iagu lawas bernuansa pop jazz yang sempat populer di Indonesia. Sedangkan soundtrack nya berjudul “Aku Ini Punya Siapa” dari Januari Christy, lagu milik Jingga yang dinyanyikan ulang oleh Fe Utomo “Tentang Aku”, lalu tembang ciptaan Andre Hehanusa dan Adjie Soetama yang dulu dipopulerkan oleh Rida Sita Dewi dan kini dibawakan ulang oleh Monita Tahalea “Antara Kita”.

Film Aruna dan Lidahnya mulai tayang pada 27 September 2018 di seluruh bioskop Tanah air.

Dian Sastrowardoyo berperan sebagai Aruna
Dian Sastrowardoyo berperan sebagai Aruna

Cast dan Detail Film:

Nicholas Saputra sebagai Bono
Dian Sastrowardoyo sebagai Aruna
Oka Antara sebagai Farish
Hannah Al Rashid sebagai Nad
Dll

Genre : Drama,  Romantis,  Komedi
Produksi : Palari Films
Sutradara : Edwin
Produser : Meiske Taurisia,  Muhammad Zaidy
Penulis Skenario : Titien Wattimena
Tayang 27 September 2018

Redaksi
About Redaksi 612 Articles
Penggiat Sosial dan Kemanusiaan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*