Alfamart Jual Beras Berkutu

Budayabangsabangsa.com, Alfamart Jl. Manggarai Utara II Jakarta Selatan menjual beras berkutu, hal ini terungkap saat Andi Pananrangi yang merupakan Pemimpin Redaksi SKU Sorot Keadilan membeli beras merek Rojolele di Alfamart tersebut, Andi membeli beras Sabtu (15/08) pukul 15:00, dan saat beras Rojolele dengan berat 5 kg dibuka dikantor Sorot Keadilan yang berada di belakang Pasar Raya Manggarai Jakarta Selatan, ternyata beras tersebut banyak kutunya, terang saja hal ini membuat suasana kantor ramai dengan wartawan Sorot Keadilan yang saat itu sedang kumpul.

selang satu jam Andi kembali ke Alfamart membawa beras berkutu untuk ditunjukan kepada pelayan toko Alfamart, singkat cerita Andi berpesan kepada pelayan trsebut," tolong hubungi menejer kamu dan suruh dia kekantor saya, pinta Andi kepada Susan sambil menaruh kartu nama dan Tabloid Sorot Keadilan dimeja Kasir Alfamart.

Namun sampai pukul 21:00 sang menejer pun tak kunjung datang, ahirnya Andi mendatangi Kembali Alfamart guna mengkonfirmasi ketidakdatangan menejer ke Kantor Sorot Keadilan yang jaraknya tidak jauh dari Alfamart tersebut, menurut keterangan pelayan toko, menejer saya sedang di Tangerang dan tidak bisa datang, silakan layangkan komplin ke kantor pusat kami, Katanya.

Andi mendesak untuk membuat janji ketemu dengan menejer Alfamart tersebut, ahirnya melalui telpon selulernya menejer Alfamart berjanji menemui Andi Selasa (18/08) di Alfamart Manggarai Utara II, 2 hari kemudian, sesuai kesepakatan Selasa (18/08) Andi bersama wartawan Amunisinews.com, budaya bangsa bangsa.com dan Jayapos mendatangi Alfamart, bukan sambutan baik atau itikad baik yang didapat, melainkan tudingan tak berdasar yang didapat Andi, melalui telpon pelayan toko, Andi dituduh telah menukar beras bagus yang dibelinya dengan beras berkutu untuk memeras," oh begini cara wartawan cari uang, bisa saja beras itu kamu tukar dengan beras berkutu, bos saya orang kuat dan tidak tersentuh hukum, silakan kamu lapor Polisi," ungkap Andi menirukan ucapan orang yang mengaku menejer tersebut.

Tentu saja tudingan ini membuat Andi geram dan melaporkan kasus ini ke Polres Jakarta Selatan Selasa (18/08) saat ini kasus dugaan pemalsuan beras Rojolele ditangani Polres Jakarta Selatan

Undang – Undang RI N0: 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen harus ditegakan guna melindungi konsumen, selama ini penegakan UU konsumen oleh aparat Kepolisian masih lemah, banyak produsen barang yang kedapatan menjual barang dagangannya yang sudah tidak layak konsumsi, hal ini sering terbukti dalam sidak oleh badan POM atau YLKI, namun, tindak lanjutnya tidak dibawa ke ranah hukum atau minim sanksi, sehingga tidak ada efek jera bagi produsen yang menjual barang dagangan yang sudah kadaluarsa dan tidak layak konsumsi tersebut.

saat ini kasus yang diduga ada motiv penipuan ini telah dilaporkan oleh Andi ke Polres Jakarta Selatan, kini Polres Jakarta Selatan tengah mengembangkan kasus tersebut,"ini harus diusut dari hulu sampai ke hilir, siapa yang bermain, ungkap Andi geram.

About admin 269 Articles
Seorang Admin Yang Hobi dengan Berita dan Web Programming

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*