Alfamart Jual Beras Berkutu Dijerat UU Perlindungan Konsumen No: 8 Th 1999

Budayabangsabangsa.com – Jakarta, perlindungan terhadap konsumen masih lemah, walau sudah ada undang – undang perlindungan konsumen no: 8 tahun 1999, namun, penegakan undang – undang tersebut belum maksimal.

 

Guna mendorong pihak Kepolisian dalam penegakan undang – undang trsebut, Andi Mulyati melaporkan Pemilik Alfamart di Jl. Manggarai Utara Jakarta Selatan atas kejadian ditemukannya ratusan kutu(hama beras) dalam kantong beras bermerk Rojolele dan berlogo Alfamart ke Polda Metro Jaya (PMJ), dalam perkembangannya oleh PMJ didisposisikan ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, tim Penyidik yang dipimpin AKP Riki Yariandi. SH, SIK ini terus melakukan penyelidikan secara intensif terhadap kasus beras rojolele berkutu yang dijual oleh Alfamart tersebut.

Menurut Andi (korban/konsumen) Alfamart mengatakan, Polisi harus mengungkap tuntas adanya indikasi kecurangan, pemalsuan beras merek Rojo lele yang dijual di Alfamart, jangan – jangan seluruh Alfamart menyediakan (menjual) beras-beras bermerek serupa namun tidak berkualitas atau berkutu," ungkap Andi

"Saya berharap penegak hukum, dalam hal ini Kepolisian tidak masuk angin, bertindak cepat profesional dan membongkar indikasi  keberadaan sindikat pemalsual terorganisir beras – beras bermerek, jika tidak, masyarakat yang dirugikan akan lebih banyak," pungkas Andi.(Rukmana)

About admin 269 Articles
Seorang Admin Yang Hobi dengan Berita dan Web Programming

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*